TAPANULIPOST.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan telah dirasakan berbagai manfaatnya oleh banyak masyarakat.
Irwansyah (43) warga Komplek Perumahan BI Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah mengatakan bahwa pelayanan BPJS Kesehatan patut diapresiasi dan diacungi jempol.
Ayah dari tiga orang anak itu mengungkapkan, pengalaman berkesan terkait JKN dialaminya langsung ketika anak pertamanya mengalami kecelakaan pada Agustus 2022 lalu.
Irwansyah menjelaskan, anaknya mengalami open fraktur 1/3 femur dekstra akibat kecelakaan. Padahal, anaknya itu seorang siswa yang sebentar lagi akan mengikuti ujian nasional.
“Kami sempat putus asa dengan kondisinya, pikiran sudah buntu dan kami tidak tahu harus berbuat apa lagi. Apalagi anak saya sempat menjalani dua kali tindakan operasi di rumah sakit rujukan di Kota Medan, sehingga keluarga harus bolak balik Sibolga – Medan dalam waktu satu bulan untuk merawat.
Untungnya, selama menjalani proses pengobatan, alhamdulillah kami sangat dipermudah. Ditambah lagi dengan fitur antrean online yang ada di Aplikasi Mobile JKN, kami tidak perlu menunggu lama ketika proses penyembuhan di rumah sakit waktu itu,” ungkap Irwansyah.
Irwansyah yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, menyampaikan bahwa ia beruntung dirinya sekeluarga sudah menjadi peserta Program JKN.
Menurutnya tanpa kehadiran program ini, biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan anaknya bisa mencapai puluhan juta rupiah.
“Pegawai BPJS Kesehatan bekerja tidak kenal waktu. Saya menghubungi di malam hari tetapi mereka tetap melayani dan membantu saya. Saya sangat berterimakasih dan saya tidak tahu bagaimana saya dapat membalasnya. Menurut saya pelayanan BPJS Kesehatan memanusiakan manusia,” ujar Irwansyah. (ril)


Tinggalkan Balasan