Tapanulipost.com, Sibolga – Seorang petugas Pelabuhan Sibolga, Habibul Khoirul Siregar, melaporkan seorang pedagang asongan berinisial EML atas dugaan tindak pidana melawan petugas saat bertugas. Laporan resmi itu disampaikan ke Polsek Sibolga Selatan, Jumat (19/9/2025).
Foto: Habibul didampingi Kepala UPT Pelabuhan dan Penyeberangan Dinas Perhubungan Kota Sibolga, Harry Alfauzan Manalu, serta perwakilan bidang hukum Setdakot Sibolga saat membuat pengaduan di Polsek Sibolga Selatan.
Kasus ini merujuk pada Pasal 212 KUHP tentang perlawanan terhadap petugas yang sedang melakukan pekerjaan yang sah.
Kejadian bermula pada Minggu (14/9/2025) sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan. Saat itu, Habibul bersama rekannya menjaga pintu masuk ruang tunggu penumpang.
Seorang pedagang asongan memaksa masuk untuk berjualan. Petugas menegaskan aturan bahwa pedagang dilarang berjualan di dalam ruang tunggu. Namun, pedagang tetap bersikeras hingga terjadi keributan.
“Pedagang tersebut memukul, menendang, bahkan mencoba menggigit saya dan rekan. Ia lalu menerobos masuk sampai ke ruang tunggu penumpang dan kapal penyeberangan,” ujar Habibul.
Kepala UPT Pelabuhan, Harry Alfauzan Manalu, menegaskan langkah hukum ini telah mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Sibolga.
Fauzan menilai proses hukum penting agar petugas yakin dilindungi saat menjalankan tugas.
“Kami punya bukti lengkap. Versi lengkap dengan berbagai sudut pandang menunjukkan petugas bekerja sesuai aturan.
Sedangkan video yang beredar di media sosial hanya potongan,” jelas Fauzan.
Ia juga menegaskan, pihaknya tidak melarang pedagang mencari nafkah di pelabuhan. Namun, ruang tunggu penumpang sudah ditata berdasarkan sistem zonasi sesuai Permenhub Nomor 91 Tahun 2021.
“Ruang tunggu hanya untuk penumpang yang sudah memiliki tiket. Ini demi keamanan, kenyamanan, dan kelancaran pelayanan. Pedagang tetap diperbolehkan berjualan di area luar,” tegasnya.
Fauzan menambahkan, Wali Kota Sibolga bahkan berencana membangun kanopi khusus bagi pedagang di area pelabuhan.
“Kami berharap semua pihak mendukung penataan ini. Mari bersama menjaga ketertiban dan kebersihan pelabuhan,” tutup Fauzan. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS
Dapatkan berita terkini lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Tapanulipost.com dengan klik tautan ini.


Tinggalkan Balasan