Ketika diminta tanggapannya, Rilas membantah tudingan tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui adanya transaksi uang terkait kios dan menyebut tidak memiliki wewenang dalam pengurusan kios.
“Kalau masalah itu saya kurang tahu karena saya tidak merasa menerima uang terkait kios. Itu bukan wewenang saya,” kata Rilas saat dikonfirmasi.
Rilas mengakui mengenal Dewi Intan, namun menyebut hanya Warasi yang berhubungan langsung dengan para korban terkait pengurusan kios.
Menurutnya, pertemuan dengan Dewi dan rekannya pernah terjadi di sebuah kafe di Sibolga, saat para korban meminta bantuan agar mendapatkan kios. Baca selengkapnya
Advertisements
Halaman


Tinggalkan Balasan