“Masalah awalnya, mereka minta bantu karena nama mereka sudah dikeluarkan, dan setelah itu ketemu kami di kafe reunion bersama bang Warasi. Dan saat itu mereka sangat mengeluh agar bisa dapat kios. Saat itu Warasi menyampaikan bahwa biar dicoba dibantu. Dan saat itu Warasi mencoba membantu sehingga keluar nomor atas nama mereka, kalau gak salah 3 tahun yang lalu.” Ungkap Rilas.
Rilas juga menegaskan bahwa keterlibatannya hanya sebatas membantu secara pribadi dan tidak pernah menerima uang dari para korban.
“Kalau masalah amplop itu tidak ada sama sekali dibayar seperti mereka sampaikan. Saat itu kami hanya membantu secara hati nurani,” sebutnya. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS
Dapatkan berita terkini lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Tapanulipost.com dengan klik tautan ini.


Tinggalkan Balasan