Tapanulipost.com, Tapteng – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Masundung, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang digelar Jumat (9/1/2026), menuai sorotan. Kegiatan yang dipimpin Plt Kepala Desa Masundung, Hasrul, itu nyaris tanpa kehadiran warga.

Pantauan di lokasi, hanya satu warga yang hadir dalam Musrenbang tersebut, yakni Anotona Harefa. Unsur masyarakat lainnya tidak tampak, padahal Musrenbang merupakan forum perencanaan pembangunan desa yang bersifat partisipatif.

Minimnya kehadiran warga diduga akibat surat undangan yang tidak diterima oleh warga secara luas. Meski surat undangan bertanggal 7 Januari 2026, sejumlah warga mengaku baru mengetahui informasi adanya Musrenbang pada tanggal 8 Januari.

“Kami tidak menerima undangan secara langsung. Informasinya baru kami dengar Kamis sore, itu pun dari cerita di warung,” kata seorang warga.

Advertisements

Dalam forum Musrenbang, Anotona Harefa mempertanyakan keaktifan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Masundung. Ia menyinggung ketidakhadiran sejumlah anggota BPD serta mempertanyakan hak keuangan lembaga tersebut.

“Apakah BPD ini hanya siluman? Kalau tidak pernah hadir, apakah mereka tetap digaji?” ujarnya.

Diketahui, BPD Desa Masundung berjumlah lima orang. Namun saat Musrenbang berlangsung, hanya Sekretaris BPD dan dua anggota yang hadir. Ketua BPD tidak tampak, sementara satu anggota lainnya disebut warga tidak pernah aktif dan juga tidak dikenal.

Plt Kepala Desa Masundung, Hasrul, belum memberikan penjelasan terkait absennya Ketua BPD maupun status anggota BPD yang disebut tidak aktif.

Pengamat kebijakan publik menilai kondisi tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang mewajibkan keterlibatan pemerintah desa, BPD, dan masyarakat dalam Musyawarah Desa.

Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari Pemerintah Desa Masundung.

Warga berharap pemerintah kecamatan dan kabupaten segera melakukan evaluasi guna memastikan proses perencanaan pembangunan desa berjalan sesuai ketentuan dan melibatkan masyarakat secara aktif. (HG)

Baca Berita menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS

Dapatkan berita terkini lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Tapanulipost.com dengan klik tautan ini.