TAPANULIPOST.com – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, melakukan pemantauan proyek PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, yang merupakan investasi senilai Rp 60 triliun dari perusahaan asal Korea Selatan tersebut.
Proyek ini diharapkan menciptakan lapangan kerja hingga 15.000 orang menjelang akhir 2023, dimana 95% di antaranya adalah tenaga kerja lokal Indonesia.
Produk petrokimia yang dihasilkan oleh proyek ini akan digunakan untuk memenuhi 50% kebutuhan dalam negeri, sementara sisanya akan diekspor.
Pembangunan proyek LCI sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo untuk mengurangi ketergantungan impor produk petrokimia.
Bahlil meminta jajaran Bareskrim Polri untuk membentuk tim khusus dalam mengawal proyek investasi Lotte, serta menekankan pentingnya Satgas Percepatan Investasi dalam mengawal keamanan proyek ini baik secara hukum maupun dari gangguan nyata di sekitar proyek.
Ia berharap investasi ini juga akan memberikan multiplier effect positif terhadap berbagai industri terkait lainnya, termasuk pada perekonomian daerah dan penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten, khususnya Kota Cilegon.
Proyek pembangunan pabrik petrokimia terintegrasi LCI dimulai sejak awal 2022 dan ditargetkan rampung pada tahun 2025.
Investasi ini sudah menyerap 8.000 tenaga kerja dan akan terus meningkat, diperkirakan hingga akhir 2023 akan ada 15.000 tenaga kerja.
Realisasi PT Lotte Chemical Indonesia mencapai US$ 1,58 miliar sampai Januari 2023, dan diperkirakan akan mencapai US$ 4 miliar hingga tahun 2045.


Tinggalkan Balasan