SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – 19 awak KM Formosa-12 yang ditemukan dalam kondisi selamat, telah tiba di Dermaga TPI Sibolga di Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Kamis, 7 Maret 2019 sekira pukul 13.30 WIB. Kedatangan seluruh ABK ini ini disambut histeris oleh keluarganya masing-masing.
Para ABK tersebut dibawa ke Sibolga dengan Kapal Basarnas KN SAR Yudihistira (SAR 227) yang didatangkan dari Padang, Sumatera Barat.
“Seluruh ABK KM Formosa-12 dibawa dengan Kapal SAR dari Pelabuhan Tello Nias Selatan sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi,” ujar M Agus Wibisono, Kepala Seksi Operasi Basarnas Medan yang hadir di Dermaga TPI Sibolga.
Puluhan keluarga ABK yang sejak pagi menunggu langsung berlarian sambil menangis histeris mendekati Kapal Basarnas KN SAR Yudhistira (SAR 227) yang membawa 19 ABK KM Formosa 12 tersebut. Suasana di dermaga TPI Sibolga tersebut mendadak ramai dan penuh haru.
Sebelumnya, KM Formosa-12, kapal bagan perahu asal Sibolga ini dikabarkan hilang kontak akibat dihantam ombak besar di sekitar perairan Pulau Lambak, Nias Selatan, pada Selasa, 5 Maret 2019.
Menurut penuturan Nakhoda (Kapten) KM Formasa-12, Sunaidi Situmeang, kapal mereka bocor di bagian depan dan belakang lunas kapal karena terjangan ombak yang cukup keras sekira pukul 05.30 WIB.
Saking derasnya air yang masuk ke dalam ruang mesin, ABK tidak sempat untuk melakukan penyelamatan kapal, sehingga Kapten kapal memutuskan untuk melompat secara bersama-sama menggunakan perlengkapan renang dan swamvest.
Setelah melompat, seluruh awak kapal berjumlah total 19 orang berkumpul menjadi 3 kelompok. Namun 2 orang ABK yang menjadi kelompok paling sedikit terbawa arus menjauh dari dua kelompok utama. Mendapati keadaan tersebut, Kapten kapal memerintahkan 2 ABK itu untuk berusaha berenang mendekat kembali ke kelompok utama, tapi karena derasnya ombak, 2 ABK itu semakin menjauh.
Sampai akhirnya pada pukul 14.30 WIB 2 ABK yakni Safruddin hutagalung dan Henri P Hutagalung tidak nampak lagi dari penglihatan kelompok utama.
Pukul 16.30 WIB, 17 ABK ditolong oleh nelayan kapal pancing dari Gunung Sitoli (nama kapal belum diketahui) dan dibawa menuju Labuhan Rima, Nias Selatan.
Setelah menurunkan beberapa ABK, Kapten kapal berusaha mencari 2 ABK yang belum ditemukan menggunakan kapal pancing yang telah menolong mereka.
Besoknya sekira pukul 11.30 WIB, 2 orang ABK tersebut ditemukan selamat oleh nelayan di perairan Pulau Masin, Kabupaten Nias Selatan. Keduanya kemudian dibawa ke Labuhan Rima untuk berkumpul dengan 17 ABK lainnya.
Selanjutnya 19 ABK tersebut dibawa ke Pulau Tello menggunakan Kapal KM Flores 06 yang didatangkan pengusaha kapal KM Fomosa-12 untuk menjemput mereka. Dari Pulau Tello para korban tersebut dibawa kembali ke Sibolga menggunakan Kapal Basarnas KN SAR Yudhistira (SAR 227).
Berikut daftar 19 ABK KM Formosa-12 yang ditemukan selamat:
1. Sumaidi Situmeang (Nakhoda)
2. Ransen Sianipar (KKM)
3. Paung Manalu (ABK)
4. Budi Sianipar (ABK)
5. Charles Purba (ABK)
6. Darmansyah Sipahutar (ABK)
7. Parman Manulang (ABK)
8. Jansen T Nainggolan (ABK)
9. Peres Manurung (ABK)
10. Candra Situmorang (ABK)
11. Joriman Nainggolan (ABK)
12. Fajel H Nainggolan (ABK)
13. Junaidi Gulo (ABK)
14. Anto Hutabarat (ABK)
15. Candra Silaban (ABK)
16. Alen Panggabean (ABK)
17. M Arifin Sitinjak (ABK)
18. Saprudin Hutagalung (ABK)
19. Hendri P Hutagalung (ABK)
(red)


Tinggalkan Balasan