TAPANULIPOST.com, Kartu JKN – Memiliki tubuh yang sehat adalah harapan setiap manusia. Aktifitas yang dilakukan sehari-hari tentu membutuhkan fisik yang kuat serta pikiran yang jernih agar pekerjaan berjalan dengan baik.
Seperti halnya yang diungkapkan langsung oleh Daniel, salah satu peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang ditemui tim Jamkesnews di salah satu rumah sakit swasta di Kota Sibolga.
Pria bernama lengkap Daniel Rikki Trisno Silalahi ini menyampaikan bahwa pada tahun 2021 dirinya pernah melakukan pemeriksaan abdomen USG di salah satu rumah sakit swasta di Kota Sibolga. Saat itu ia merasakan sakit pada bagian perut dan membutuhkan bantuan medis untuk mengetahui penyakit apa yang dideritanya.
Pria kelahiran 26 tahun silam itu merasa selama ini dirinya dalam kondisi sehat apalagi terbilang masih muda. Ini pertama kalinya ia menderita sakit bahkan mengharuskannya untuk menjalani pemeriksaan medis. Dokter yang memeriksa kondisi Daniel mengatakan bahwa dirinya terkena radang usus buntu.
Daniel yang kesehariannya bekerja sebagai wiraswasta ini sadar betul ternyata dirinya tidak dapat memprediksi kapan ia terkena sakit, Sehingga ia perlu menyiapkan asuransi kesehatan agar keuangan yang ia miliki tidak terganggu.
“Ketika pemeriksa abdomen pada tahun 2021 lalu, saya tidak mengambil hasil pemeriksaannya karena saya takut. Tetapi belakangan ini sakit pada bagian perut saya kambuh kembali. Karena sakit yang luar biasa akhirnya saya rawat inap di rumah sakit. Saat itu yang langsung terpikirkan oleh saya adalah biaya operasi, biaya rawat inap dan belum lagi biaya pengobatannya.” ungkap Daniel didampingi istrinya sedang mengandung anak keduanya.
Warga Jalan Mawar Kota Sibolga ini terdaftar sebagai Peserta Penerima Bantuan (PBI) Kota Sibolga. Dirinya tidak menyangka bahwa hanya dengan satu kartu JKN bisa membayar semua tagihan rumah sakit yang menurut perkiraannya bisa mencapai jutaan rupiah.
“Ternyata kartu ini benar-benar sakti. Saya sendiri telah membuktikannya. Saya tidak perlu membayar biaya apapun selama dirawat. Sama halnya ketika istri saya melahirkan anak pertama kami ditahun 2020 secara caesar. Semua gratis ditanggung BPJS Kesehatan,” ungkap Daniel. (ril)


Tinggalkan Balasan