TAPTENG, TAPANULI POST.COM – Kinerja Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapanuli Tengah mendapat kritikan pedas. Pasalnya fasilitas keselamatan lalu lintas di daerah itu terutama di Kota Pandan sebagai Ibu Kota Kabupaten, sudah banyak yang rusak dan terkesan diabaikan. Buruknya kinerja Kadis Perhubungan itu membuat masyarakat menilai Erman Syahrin Lubis S.Sos, M.AP, tidak layak memimpin di Dinas tersebut.

Seperti diutarakan Beny Hutauruk salah seorang warga Tapteng yang juga merupakan seorang anggota GEMPAR (Gerakan Muda Perjuangan Rakyat) mengatakan, cara kerja Kepala Dinas Perhubungan Erman Syahrin Lubis dalam pengajuan anggaran hanya melihat dari sektor kepentingan pribadi, tidak menyangkut kepentingan umum.

“Hal tersebut terlihat di sejumlah persimpangan jalan yang ada di seputaran kota Pandan. Dimana Lampu merah yang ada di perempatan jalan DPRD yang hanya berjarak 10 meter dari kantor Dinas Perhubungan, lampu merah itu hanya pajangan semata. Di simpang 4 jalan Namira yang terhubung ke jalan FL Tobing, salah satu lampu-nya bahkan sudah copot dari sarangnya,” kata Beny kepada TAPANULIPOST.com, Senin (12/9) di Pandan.

Beny Hutauruk menunjuk traffic light yang rusak. (TAPANULIPOST.com)
Beny Hutauruk menunjuk traffic light yang rusak. (TAPANULIPOST.com)

Bukan hanya itu, lanjut Beny, selain banyak lampu merah yang sudah rusak, juga disejumlah perempatan jalan yang rawan kecelakaan, tidak dipasang rambu-rambu lalu lintas. Salah satu contoh seperti di perempatan jalan Matseh gelar Kesayangan, dengan jalan Kartini dan jalan Arion Kelurahan Pandan. Dimana perempatan jalan ini juga satu arah lurus langsung dengan kantor Bupati Tapteng.

“Perempatan ini cukup padat setiap hari dan banyak dilalui pejalan kaki. Dimana dilokasi ini sering terjadi kecelakaan sepeda motor tabrakan dan juga pejalan kaki yang tertabrak. Namun tak satu pun ditemukan rambu lalulintas di sekitar simpang empat ini,” ungkapnya.

“Semua persimpangan jalan ini pun sudah sering dikritik masyarakat. Ada traffic light yang lampunya menyala sama-sama merah, dan sama-sama hijau, ini bukan untuk mengatur lalu lintas, ini malah menambah tingkat kecelakaan. Bahkan pernah ditanya beberapa rekan wartawan, kenapa lampu merah tidak menyala? Kepala Dinas ini pun menjawab dengan nada bodoh, “Tidak mungkin uang saku Kadis Perhubungan yang memperbaiki,”. Kadis Perhubungan Erman Syahrin Lubis ini hanya layak sebagai Staf di Perhubungan tersebut, karena pola pikirnya yang hanya mampu sebagai staf, bukan jajaran SKPD,” ujar Beny.

Beny berharap Pj Bupati Drs Bukit Tambunan agar mengevaluasi kinerja Kadis Perhubungan Erman Syahrin Lubis dan melakukan rotasi jabatan Kadis Perhubungan, agar lalu lintas di Tapanuli Tengah menjadi lebih baik.

“Kami akan menyurati Pj Bupati Drs Bukit Tambunan, dengan membawa beberapa berkas tentang kegagalan Kepala Dinas Perhubungan ini, agar Pj.Bupati mengevaluasi dan merotasi Erman Syahrin Lubis Ini dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Perhubungan,” tegas Beny Hutauruk. (red)