Tapanulipost.com, Sibolga – Sejumlah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Sibolga menyatakan dukungan kepada pengusaha muda, Kelvin Wirawan, untuk maju sebagai Ketua DPC PDIP Sibolga periode 2025–2030.
Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDIP Sibolga, Rudolf Siagian, menilai Kelvin sebagai sosok yang mampu menahkodai dan membesarkan partai di Kota Sibolga.
“Ini bukan soal kepentingan pribadi, tetapi harapan agar PDIP Sibolga semakin besar ke depan. Saya melihat keseriusan itu ada pada saudara Kelvin,” ujar Rudolf Siagian bersama sejumlah kader di salah satu kafe Sibolga, Jumat (29/8/2025).
Kelvin Wirawan, kelahiran Sibolga 11 Juni 1983, dikenal sebagai pengusaha muda sukses. Saat ini ia menjabat Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Perdagangan Sumut di Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia.
Rudolf optimistis pengalaman Kelvin dalam mengelola usaha akan berdampak positif bagi kepemimpinan partai.
“Bagaimana dia memegang usahanya, tentu bisa diterapkan dalam membesarkan PDIP Sibolga,” tambahnya.
Dukungan juga datang dari Henri Philips Pakpahan dan Samuel Ropin Butar-Butar dari Baguna PDIP Sibolga. Mereka berharap, bila terpilih, Kelvin menempatkan kader militan dalam struktur partai.
“Saya berharap kader yang masuk kepengurusan benar-benar berjuang untuk partai. Jangan ada yang main dua kaki, seperti pengalaman di Pilkada lalu,” kata Henri.
Proses penjaringan calon Ketua DPC PDIP Kota Sibolga dimulai sejak Kamis (28/8/2025).
Dari empat Pimpinan Anak Cabang (PAC), sudah masuk sejumlah nama kandidat, termasuk Kelvin Wirawan, Christian Lumbantobing, Ali Masykur Tanjung, dan Willianto Halawa.
Ketua DPC PDIP Kota Sibolga, Memori Evaulina Panggabean, menjelaskan penjaringan dilakukan sesuai Peraturan Partai Nomor 01 Tahun 2025. Setiap PAC berhak mengusulkan tiga nama calon Ketua DPC dan dua nama calon Ketua DPD.
“Selain penjaringan calon Ketua DPC, secara bersamaan juga dilakukan penjaringan calon Ketua DPD PDIP Sumut,” jelas Memori.
Memori sendiri memastikan tidak akan maju kembali pada periode 2025–2030. Ia ingin memberi kesempatan kepada kader lain untuk membesarkan PDIP di Sibolga.
“Saya tidak maju lagi. Saatnya memberi ruang kepada kader lain,” tegasnya. (red/rl)


Tinggalkan Balasan