“Kalau tidak mampu, biar saya tarik semua anggaran. Kami berapa kali kesini, sudah saya sampaikan, ini harus jalan. Kalau nggak, ini uangnya gak akan kami kasih ke kau,” tegas Bobby dengan nada tinggi sambil menunjuk-nunjuk ke arah Camat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, terlihat lebih banyak diam dan mendengarkan teguran yang disampaikan gubernur kepada jajarannya.

Bobby menegaskan, penanganan bencana di Tapanuli Tengah menjadi yang paling lambat dibandingkan daerah lain di Sumatera Utara. Ia juga menyebut banyak warga yang mengeluhkan lambannya respons pemerintah daerah.

Menurutnya, pemerintah pusat telah memberikan perhatian besar terhadap penanganan bencana, termasuk melalui alokasi anggaran pemulihan dalam jumlah signifikan.

Advertisements

Namun, Bobby menilai upaya tersebut belum diimbangi dengan kinerja optimal dari pemerintah daerah setempat.

“Kalian ini daerah paling lambat tau kau, warga kau sudah teriak-teriak, bukan teriak ke kau aja. Kau ngurus ini saja gak bisa. Orang perjuangin kalian sampai puluhan miliar, puluhan triliun. Kau ngurus ini aja gak bisa. Orang perjuangin kau loh. Kau daerah paling lambat, tahu,” ujar Bobby. (red)

Baca Berita menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS

Dapatkan berita terkini lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Tapanulipost.com dengan klik tautan ini.