TAPANULIPOST.com – Sebagai penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan terus berupaya mengembangkan berbagai kemudahan pelayanan bagi pesertanya.
Salah satunya dengan menciptakan Aplikasi Mobile JKN yang dapat diakses melalui masing-masing gawai peserta JKN. Kemudahan ini yang dirasakan oleh Erna Rahmadani (58). Walaupun sudah memasuki masa pensiun, ia tetap antusias mempelajari perkembangan teknologi yang ada.
“Aplikasi Mobile JKN sangat membantu kita saat ini, terutama saya yang harus sering keluar kota bertemu anak dan cucu serta menikmati masa-masa pensiun bersama suami saya. Saya pertama kali kenal Mobile JKN dari anak saya, tapi saya belum berani registrasi,” tutur Erna yang ditemui Jamkesnews di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sibolga pada Selasa (06/12).
Ia mengatakan, pada kunjungannya, ia kali ini ingin meminta bantuan petugas BPJS Kesehatan untuk mengajarinya menggunakan Aplikasi Mobile JKN.
Pengecekkan status kepesertaan dan fitur mengubah fasilitas kesehatan adalah fitur utama yang langsung dicoba Erna ketika Aplikasi Mobile JKN miliknya berhasil terpasang di smartphone miliknya.
Tidak hanya sebatas itu, pemanfaatan kartu digital juga membuat Erna kagum dengan fitur Mobile JKN karena suaminya yang menderita hipertensi cukup sering memanfaatkan Program JKN.
“Ternyata semudah itu menggunakannya. Saya melihat menu-menu pilihan pelayanannya juga banyak. Kalau begitu saya tidak perlu repot-repot datang ke BPJS Kesehatan. Biasanya suami saya kalau berobat harus bawa kartu Askes. Tapi ternyata sekarang bawa KTP saja sudah bisa berobat dan sudah bisa ambil nomor antrean dari rumah,” tutur Erna.
Warga Kelurahan Sibuluan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah ini juga pernah menggunakan Kartu JKN miliknya untuk menjamin biaya pemeriksaan mata dan penggantian kacamatanya. Ia mengaku dalam proses pelayanannya, tidak ada kendala yang ia rasaskan. Pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), rumah sakit, hingga di optik, semuanya memuaskan dirinya.
“Saya nanti mau mencoba fitur antrean online, biar ketika saya mengantar suami berobat tidak lama antre di klinik. Mudah-mudahan, BPJS Kesehatan dapat terus berkolaborasi dengan fasilitas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan sehingga peserta tetap percaya dalam memanfaatkan Program JKN,” ucapnya. (ril)


Tinggalkan Balasan