SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Pelabuhan Sibolga sudah mulai melakukan aktifitas internasional, dengan melakukan ekspor perdana pada hari ini, Sabtu (13/2/2021).
Barang yang diekspor perdana adalah komoditi kayu lapis atau triplek (plywood) yang diproduksi oleh PT Mujur Timber.
Triplek sebanyak 2.130 crate dengan volume 5.732,141 M3 dan berat netto 4.159.415 Kgm itu diangkut menggunakan kapal berbendera Belanda, MV. Beautriumph, dengan negara tujuan ekspor meliputi Inggris dan Belgia.
“Barang diekspor tersebut dengan nilai devisa ekspor yaitu 3.089.616,95 USD atau setara dengan Rp43,22 miliar,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Sibolga diwakili oleh Kepala Seksi Pelayananan Kepabeanan dan Cukai dan Duktek, Martua Afrido Sianturi.
Baca juga: Wagub Sumut Musa Rajekshah Hadiri Pelepasan Ekspor Perdana Triplek dari Pelabuhan Sibolga
Pelepasan ekspor perdana dari Pelabuhan Sibolga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah.
Wagub Musa Rajekshah mengatakan, ekspor barang perdana yang diangkut dengan kapal berbendera Belanda ini merupakan bukti nyata dukungan Pelindo 1, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Imigrasi dan Bea Cukai, untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
“Kapal berbendera Belanda ini nantinya akan langsung ke Inggris dan Belgia. Akan menghantarkan barang kita ke sejumlah negara di Inggris dan juga sekaligus mempromosikan daerah asal barang yang di ekspor,” ujarnya.
Baca juga: Wagubsu Musa Rajekshah Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Sibolga
Musa Rajekshah mengharapkan, kawasan pantai barat Sumatera, seperti Aceh juga dapat memanfaatkan pelabuhan Sibolga ini. Karena melalui pelabuhan ini, ekspor barang ke berbagai negara lebih mudah dan murah.
“Dengan dimulainya kegiatan internasional melalui Pelabuhan Sibolga ini diyakini biaya angkut untuk komoditi di sekitar akan lebih murah. Jumlah tenaga kerja yang terserap juga akan meningkat. Berdayakan masyarakat sekitar dengan beroperasinya Pelabuhan Sibolga ini,” ungkapnya.
Kondisi pelabuhan penumpang juga sudah sangat baik. Ke depan Musa Rajekshah menargetkan jika jumlah penumpang meningkat ukuran pelabuhan juga akan semakin diperbesar.
Baca juga: Wali Kota Syarfi Hutauruk Hadiri Pembukaan Munas VI APEKSI
General Manager Pelindo 1 Cabang Sibolga Muhammad Eriansyah menyampaikan bahwa kegiatan ekspor barang perdana ini menjadi sejarah bagi Kota Sibolga dan PT Pelindo 1. Sebab ekspor ini menjadi aktifitas internasional perdana yang dilakukan melalui Pelabuhan Sibolga.
“Hari ini kita akan memulai sejarah. Selama ini aktivias internasional hanya dilakukan di Pelabuhan Belawan, mulai saat ini Pelabuhan Sibolga juga akan memulai aktivitas ekspor ke luar negeri. Ini tentunya tidak terlepas dari peran serta dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemko Sibolga, serta stakeholder terkait. Mudah-mudahn aktivitas internasional di Pelabuhan Sibolga ini terus berkembang dan berkesinambungan,” ujarnya.
Dengan dimulainya aktivitas internasional melalui pelabuhan laut Sibolga, diharapkan roda perekonomian wilayah ini juga meningkat. Terbukti aktivitas kunjungan kapal di Pelabuhan Sibolga meningkat 39% dan peti kemas 38,4 %.
“Pelindo 1 juga selalu mengedepankan prinsip lebih cepat, lebih murah, lebih transparan dan lebih baik dalam kemasan dan tampilan. Digarapkan aktivitas laut di pantai barat dan timur akan sejajar dengan pelabuhan laut internasional lainnya sehingga aktivitas ekonomi tumbuh dengan cepat,” jelasnya.
Baca juga: PWI Sibolga-Tapteng Santuni Janda dan Duda Wartawan
Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk mengatakan, Pelabuhan Sibolga ini adalah pelabuhan yang bersejarah, karena menjadi salah pintu masuknya Islam ke nusantara.
“Di sini juga dapat diekspor seperti CPO dan berbagai barang pesisir pantai barat pulau Sumatera,” terangnya.
General Manager PT Mujur Timber Edy, selaku pemilik barang memberikan apresiasi atas kesiapan Pelabuhan Sibolga dalam melaksanakan kegiatan ekspor ini.
Baca juga: Kanminvetcad I/15 TT Anjangsana Kepada Veteran Pejuang Berusia 98 Tahun
“Dukungan sarana dan prasarana serta pelengkap lainnya semakin memudahkan bongkar muat barang untuk kegiatan ekspor impor. Dengan adanya layanan ekspor di Pelabuhan Sibolga, biaya logistik dapat kami tekan,” ujar Edi.
Dengan terbukanya layanan ekspor di Pelabuhan Sibolga, diharapkan akan membawa kapal internasional lainnya melalui Pelabuhan ini dan dapat mengakomodir kargo-kargo lainnya yang ada di hinterland Pantai Barat Sumatera Utara.
Turut hadir pada acara ekspor perdana tersebut Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Anggota DPRD Kota Sibolga Jamil Zeb Tumori, Kepala Bank Indonesia Cabang Sibolga Aswin Kasotali, Kepala Kantor Imigrasi Sibolga, Kepala KKP Sibolga, dan KPP Pratama Sibolga. (red)


Tinggalkan Balasan