“Kami akan melaporkan informasi ini ke Ketua DPRD Tapteng, agar segera meminta penjelasan dari Bupati Masinton. DPRD telah memberikan dukungan penuh terhadap pemerintahan saat ini, sehingga jangan sampai ada oknum yang bermain dengan anggaran pengadaan barang di masing-masing dinas,” tegas Musliadi.
DPRD menilai bahwa dugaan anggaran yang besar untuk pengadaan komputer ini bisa menjadi pintu masuk untuk melakukan evaluasi terhadap pengadaan barang di dinas-dinas lain. Jika terbukti ada indikasi penggelembungan anggaran atau penyimpangan, maka bukan tidak mungkin kasus ini akan berkembang lebih luas.
“Jika ditemukan kejanggalan dalam pengadaan ini, kami akan mendorong dilakukan audit menyeluruh terhadap pengadaan barang di dinas-dinas lain. Pemerintahan Masinton harus bersih dari praktik-praktik yang merugikan keuangan daerah,” tambah Musliadi.
Musliadi menegaskan bahwa masyarakat dan DPRD kini menunggu langkah tegas dari Bupati Masinton terkait pengadaan komputer dengan anggaran fantastis ini.
Sementara itu, Kepala Bagian Tapem Tapteng, Despi Jambak, saat dikonfirmasi terkait besarnya anggaran pengadaan komputer, memberikan jawaban singkat bahwa pengadaan tersebut telah sesuai dengan katalog yang berlaku.
“Itu sudah sesuai katalog, Bang,” ucapnya singkat sambil berlalu. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS
Dapatkan berita terkini lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Tapanulipost.com dengan klik tautan ini.


Tinggalkan Balasan