TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Danrem 023/KS Kolonel Inf Mohammad Fadjar MPICT membuka Temu Saka Pramuka se wilayah Korem 023/KS tahun 2018 di lokasi wisata Air Terjun Sihobuk, Kecamatan Sarudik, Tapteng, Jumat 24 Agustus 2018.
Kegiatan Temu Saka Pramuka bertema “Pembinaan Gerakan Pramuka sebagai Perekat NKRI” ini diikuti 621 peserta dan 55 pendukung, kegiatan dijadwalkan berlangsung tiga hari.
Mohammad Fadjar mengatakan kegiatan Temu Saka Pramuka ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pembinaan gerakan Pramuka yang dilaksanakan seluruh satuan komando di wilayah Korem 023/KS.
Sasaran kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran bela negara khususnya pelajar tingkat SMA sederajat, menumbuhkan sikap mental generasi muda sebagai warga negara Indonesia yang berkarakter.
“Serta mewujudkan generasi muda Indonesia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, disiplin dan kesadaran bela negara,” sebut Mohammad Fadjar.
Danrem berharap seluruh peserta (generasi muda,red) meningkatkan kesadaran bela negara dalam wadah gerakan pramuka sehingga dapat menumbuhkan dan memelihara sikap mental yang baik menjadi generasi yang berkarakter.
“Melalui ajang ini diharapkan terwujud generasi muda Indonesia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, disiplin dan kesadaran dalam bela Negara,” imbuhnya.
Sebagai generasi penerus, segenap anggota Pramuka bersama seluruh komponen bangsa di tanah air, berkewajiban untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan konstruktif dan bermanfaat.
Membangun generasi muda yang berkarakter itu bukan hanya membangun manusia atau kaum muda cerdas yang menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga kaum muda yang tangguh kepribadiannya dan luhur budi pekerti nya.
“Generasi muda seperti ini yang diharapkan dapat meneruskan cita-cita luhur bangsa ini,” tegasnya.
Danrem juga mengajak peserta menggelorakan kembali semangat perjuangan para pendahulu.
Perjuangan di masa sekarang bukan lagi perjuangan fisik seperti di masa lalu, tetapi perjuangan untuk membangun bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Berikut ini materi dan kegiatan yang dilombakan:
Peraturan baris berbaris (PBB)
Pionering (membuat menara pandang)
Pentas seni (tari daerah yang sudah dimodifikasi)
Kegiatan yang tidak dilombakan:
Mountenering (peluncuran dan turun tebing)
Navigasi darat (kompas siang)
Wawasan kebangsaan (ceramah bela negara/cinta tanah air)
Outbond (Teamwork)


Tinggalkan Balasan