Tapanulipost.com – Warga Indonesia akan memiliki kesempatan langka untuk menyaksikan fenomena alam yang menakjubkan, yaitu Bulan Purnama Super Blue Moon, yang akan dapat dilihat secara langsung di langit pada akhir bulan Agustus ini.

Bulan purnama yang dinamakan Super Blue Moon terjadi ketika terdapat dua bulan purnama dalam satu bulan kalender. Biasanya, satu siklus bulan purnama terjadi setiap 29,5 hari, sehingga jarang terjadi dua kali dalam satu bulan yang sama.

Fenomena langka ini akan membuat bulan terlihat sebagai “Blue Moon” dan “Supermoon” secara bersamaan. Tidak hanya merupakan bulan purnama kedua dalam satu bulan, tetapi juga karena posisinya yang sangat dekat dengan Bumi. Akibatnya, bulan akan terlihat sedikit lebih besar dan lebih terang daripada biasanya.

Tidak hanya itu, pada hari yang sama, bulan juga akan berada dalam jarak yang dekat dengan planet Saturnus. Inilah mengapa fenomena ini sering disebut sebagai “Super Blue Moon”, menambah pesona dari tampilan bulan malam ini.

Advertisements

Fenomena Blue Moon muncul hanya setiap dua setengah tahun sekali. Meskipun istilah “Blue Moon” dan “Supermoon” sebenarnya tidak memiliki dasar dalam terminologi astronomi, mereka merujuk pada momen-momen langka di alam semesta. Baca sambungan halaman selanjutnya>>>

“Supermoon” mengacu pada saat bulan purnama bersamaan dengan titik terdekatnya dengan Bumi, yang disebut perigee. Ini membuat bulan terlihat lebih besar dan lebih terang dari biasanya.

Dalam fenomena Super Blue Moon kali ini, bulan akan mencapai perigee dan akan terlihat sekitar 7 persen lebih besar dari ukuran rata-rata. Meskipun efek ini biasanya sulit dikenali oleh mata manusia, tetapi tetap menjadi momen yang menarik bagi para pengamat langit.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah memberikan informasi resmi tentang fenomena langka ini melalui akun Instagram @lapan_ri.

Fenomena Blue Moon dapat diamati pada Kamis, 31 Agustus 2023, sepanjang malam, sejak margrib sampai menjelang matahari terbit.

Tidak perlu menggunakan alat bantu optik, karena fenomena ini bisa dinikmati dengan mata telanjang. Cukup arahkan pandangan ke arah bulan untuk menyaksikan keajaiban alam ini. Baca sambungan halaman selanjutnya>>>

Selain itu, bagi para pecinta fenomena langit, tahun 2023 masih menyimpan satu fenomena Supermoon lagi yang dapat dinantikan. Berikut adalah jadwal fenomena Supermoon sepanjang tahun 2023:

Buck Moon: 3 Juli 2023

Sturgeon Moon: 1 Agustus 2023

Blue Moon: 30 Agustus 2023

Harvest Moon: 29 September 2023

Tidak hanya memberikan keindahan visual, fenomena Super Blue Moon ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mengagumi keajaiban alam semesta yang spektakuler. Jadi, jangan lewatkan kesempatan langka ini untuk menyaksikan Bulan Purnama Super Blue Moon secara langsung!

Baca Berita menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS