SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Bank Indonesia memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Sibolga.

Bantuan APD tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga, Suti Masniari Nasution kepada Wali Kota Sibolga selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sibolga di Kantor Wali Kota setempat, Selasa, 5 Mei 2020.

Suti Masniari memaparkan, bantuan yang diberikan adalah Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sesuai standar untuk petugas medis. Bantuan tersebut merupakan program Bank Indonesia bidang sosial dan kesehatan.

“Kami menyerahkan APD lengkap, terdiri dari penutup kepala, sepatu bot, baju khusus, sarung tangan, pelindung mata dan masker medis,” papar Suti Masniari.

Advertisements

Suti berharap dengan adanya APD lengkap ini akan menambah semangat tenaga medis dan tidak ada keraguan dalam menangani pasien terkait Covid-19.

“Kita berharap tidak ada PDP di Sibolga. Tapi kalau pun ada, maka tenaga medis kita akan merasa lebih percaya diri kalau sudah menggunakan alat pelindung diri yang sesuai standar. Karena tenaga medis ada di garda terdepan menangani pasien Covid-19, tentunya kita memperhatikan keselamatan mereka. Mudah-mudahan dengan APD ini, dokter dan tenaga medis akan terlindungi,” ucap Suti.

Dikesempatan itu, Suti Masniari memuji langkah dan upaya Wali Kota Sibolga dalam menangani dan mencegah penyebaran Covid-19 di daerah itu. Tentunya, kata Suti, pihaknya sebagai lembaga Negara harus mendukung dan saling membantu dalam upaya tersebut.

“Kita melihat upaya Pak Wali Kota yang sudah luar biasa dan sangat baik dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Sibolga. Ini upaya kami untuk bahu-membahu bersama Pemko Sibolga untuk mencegah Covid-19 ini. Kita berharap Covid-19 ini segera berakhir,” ungkapnya.
Atas pemberian bantuan tersebut, Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bank Indonesia kepada warga Kota Sibolga.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Sibolga menyampaikan terima kasih dan bangga kepada Bank Indonesia yang memberikan perhatian kepada masyarakat melalui Pemko Sibolga untuk dipakai kepada tenaga kesehatan di Rumah Sakit maupun di Puskesmas,” ucap Syarfi Hutauruk.

“Mudah-mudahan APD ini jangan terpakai, karena memang tidak ada PDP positif Covid-19 di Sibolga. Namun ini adalah upaya antisipasi. Apalagi saat ini agak sulit untuk mendapatkan APD,” tambahnya.

Syarfi juga mengatakan, bantuan APD tersebutt akan menambah semangat dan kerja keras petugas kesehatan untuk menangani pasien terkait Covid-19.

“Jadi dengan adanya APD lengkap seperti yang diserahkan BI Sibolga ini, maka tenaga kesehatan kita sudah bisa langsung menangani jika ada pasien yang mengalami gejala seperti sesak napas dan juga TBC,” ujarnya. (red)