TAPANULIPOST.com – Kanit II Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Hasoloan Situmorang menunjukan kinerja terbaiknya di awal tahun 2021 ini. Sebab, ia berhasil mengungkap ladang ganja seluas 12 hektar dengan berat total barang bukti ganja 144,5 Ton.

Siapa sangka ternyata AKP Hasoloan baru menjabat sebagai Kanit 2 Narkoba selama 4 bulan terakhir. Tapi ia mampu mengungkap ladang ganja dari hasil pengembangan ungkapan ratusan kilogram dengan berbagai modus pengiriman.

Sebab, sebelum pindah jadi Kanit 2 Narkoba, Hasoloan ini adalah Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat. Berbagai pelaku kejahatan pernah dilumpuhkan dengan timah panah karena melawan.

Hasoloan mengaku, ketika baru pindah sebagai Kanit 2 Narkoba, tentunya ia perlu penyesuaian, baik itu kepada anggotanya maupun kepada cara mengungkap kasus narkoba.

Advertisements

“Saya dibidang tugas semuanya menurut saya menarik, saya juga pernah jadi pekerja staf, ya semuanya menarik. Tapi kalo narkoba kan di satu sisi spesifikasinya, langsung ya case nya ya kasus narkoba, kemudian kalo di Krimum kan macem-macem ya,” tutur Hasoloan kepada wartawan, Rabu (10/3/2021).

Pengungkapan kasus narkoba bukan karena dirinya yang hebat, tapi kerjasama tim Unit 2 yang dipimpinnya sangat kuat. Sehingga ia bisa menemukan ladang ganja seluas 12 Hektar di Mandailing Natal, Sumatera Utara.

“Pada prinsipnya semua itu (penemuan Ladang Ganja) bisa terjadi karena ada arahan bimbingan dari pimpinan bapak Kapolres Kombes Pol Ady Wibowo, Wakapolres AKBP Bismo dalam lingkup Satres Narkoba itu dari Kasat Narkoba AKBP Ronaldo Maradona kemudian kerjasama yang baik di unit 2 khsusnya dalam hal melakukan penyelidikan pendalaman bahan keterangan yang didapat itu sumbernya dari masyarakat. Jadi saya pribadi gak merasa special, yang spesial itu ya komandan-komandan saya sama personil unit 2,” terang dia.

Proses Perjalanan ke Ladang Ganja