TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Warga Kelurahan Bajamas, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah, dibuat geger dengan penemuan mayat pria tergantung di pohon karet.
Mayat tersebut bernama Agus Rianto (44 ), warga Kelurahan Bajamas, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Korban pertama kali ditemukan oleh istri dan anaknya dalam kondisi tewas tergantung di pohon karet pada Senin, 23 September 2019 sekira pukul 06.17 WIB.
Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Manduamas Iptu Suparjo langsung menuju ke TKP dan melihat sesosok mayat tergantung di pohon karet, dengan tali marlin yang dililitkan di leher korban.
“Selanjutnya Kapolsek Manduamas menghubungi dokter Puskesmas Sirandorung dan anggota Polsek Manduamas melakukan olah TKP,” kata Paur Subbag Humas Polres Tapteng Iptu Rensa Sipahutar melalui keterangan tertulis kepada wartawan.
Menurut keterangan Saryanti, istri korban bahwa sebelumnya pada hari Minggu, 22 September 2019, sekira pukul 23.30 WIB korban sempat mengeluhkan kondisi ekonomi keluarganya.
Saat bangun sekira pukul 04.00 WIB, Saryanti terkejut karena korban tidak ada disampingnya. Istrinya itu kemudian mencari di sekitar rumah, namun suaminya tidak berhasil ditemukan.
Lalu Saryanti menghubungi anaknya yang sedang berada di rumah neneknya, berjarak sekitar 150 meter dari rumah mereka. Dia pun meminta anaknya itu pulang ke rumah untuk bersama-sama mencari ayahnya.
Mereka kemudian menemukan ayahnya sudah tewas tergantung di pohon karet yang berada di belakang rumah mereka. Warga sekitar berdatangan setelah mendengar teriakan ibu dan anak itu.
Berdasarkan pemeriksaan dan olah TKP, korban diduga bunuh diri dengan cara gantung diri. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasaan di badan korban. Selanjutnya korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.(red)


Tinggalkan Balasan