SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Pencarian korban kapal KM. Mujur Indah yang meledak di seputaran Pulau Bintanah, Kabupaten Nias pada 12 Februari 2019, akhirnya membuahkan hasil.
Nakhoda kapal, Kardiman Nazara ditemukan meninggal dunia di pinggir pantai Pulau Bintanah, Kamis, 14 Februari 2019 sekira pukul 13.50 WIB.
“Ditemukan telentang di pinggiran Pulau Bintanah,” kata Korpos SAR Sibolga, Benny.
[irp posts=”5604″ name=”1 Korban Kapal Meledak Ditemukan Tewas”]
Jenazah korban juga sudah tiba di Kota Sibolga, Kamis malam. Jenazah Kardiman Nazara dibawa ke Sibolga menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Mansalar.
Tiba di dermaga Mako Lanal Sibolga sekira pukul 23.25 WIB, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit FL Tobing Sibolga.
[irp posts=”5607″ name=”Jenazah Korban Kapal Meledak Tiba di Dermaga Lanal Sibolga”]
Diberitakan sebelumnya, kapal nelayan Sibolga dilaporkan meledak di seputaran Pulau Bintanah, Kabupaten Nias pada 12 Februari 2019.
Kapal penangkap ikan KM. Mujur Indah, GT. 2 SUT 5, No. 131 membawa 4 orang yakni Kardiman Nazara (Nakhoda) dan 3 orang ABK yaitu Nazar Naupal, Saifansyah Siregar, Azyun Amri Baeha.
Dua orang berhasil selamat yaitu Saifansyah Siregar dan Azyun Amri Baeha, setelah ditemukan nelayan lain yang kebetulan melitas di lokasi kejadian.
[irp posts=”5518″ name=”Massa AMPUH Sebut Kejari Sibolga Tuntut Bandar Togel 2 Bulan”]
Sementara dua korban lainnya, Kardiman Nazara (Nakhoda) dan Nazar Naupal, tidak ditemukan di lokasi kejadian.
Dengan ditemukannya Kardiman Nazara, kini hanya tinggal Nazar Naupal yang masih dalam pencarian.
Informasi yang diperoleh dari Korpos SAR Sibolga menyebut, kapal tersebut tenggelam diduga karena tabung gas elpiji meledak.
“Katanya karena tabung gas meledak. Pada pencarian pertama ditemukan benda yang diduga dari kapal itu,” ungkap Korpos SAR Sibolga Benny sebelumnya.


Tinggalkan Balasan