TAPANULIPOST.com – Sejak dipimpin oleh Direktur baru, PDAM Mual Nauli terus berbenah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Meski awalnya mendapat penolakan dari pelanggan, namun kini PDAM Mual Nauli telah berhasil meningkatkan pemasangan meteran air para pelanggannya.
Direktur PDAM Mual Nauli, Masril Rambe mengungkapkan sejak dipercaya memimpin perusahaan air minum milik Pemkab Tapteng itu, salah satu sektor yang menjadi fokus yang harus ia benahi yaitu perbaikan jaringan dan pemasangan atau penggantian meteran air pelanggan.
Pasalnya, ungkap Masril, dari sebanyak 9.600 jumlah total pelanggan PDAM Mual Nauli, hanya 4.000 pelanggan yang aktif aliran distribusi airnya. Sementara dari jumlah pelanggan yang aktif tersebut hanya 20% yang memiliki meteran air.
Dan selama ini pembayaran dari pelanggan yang tidak memiliki meteran air hanya dipatok sebesar Rp. 41.800 termasuk biaya abonemen tiap bulan.
“Selama 8 bulan ini kita sudah aktifkan sebanyak 2.000 pelanggan, sehingga pelanggan yang aktif distribusi airnya sampai saat ini sudah sekitar 6.000-an. Dan dari 6 ribuan pelanggan itu baru 20% yang mempunyai meteran. Target kita dalam 2 bulan ini 1.000 pelanggan akan dipasang meterannya. Alat meteran airnya sudah tersedia,” kata Masril Rambe saat berbincang-bincang dengan Tapanulipost.com, Jumat (28/10/2022) di Pandan.
Masril mengisahkan, upaya pemasangan meteran air awal mendapat penolakan dari pelanggan yang selama ini sudah merasa nyaman, karena bisa bebas memakai air semaunya dan sebanyak-banyaknya tanpa merasa kuatir tagihan rekening air akan membengkak.
“Sejumlah pelanggan keberatan dipasang meteran airnya. Lucunya, mereka beralasan bahwa air adalah milik Tuhan. Lalu kita menjawab, “memang air adalah milik Tuhan, tapi bisakah mengambil sendiri air itu dari Tuhan, tanpa adanya jaringan distribusi air PDAM?” ungkap mantan Komisioner KPU Tapteng itu sembari tersenyum.
Lanjut baca halaman berikutnya: PDAM Mual Nauli tingkatkan pendapatan 500%


Tinggalkan Balasan