TAPANULIPOST.com – Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani membagikan bantuan sembako kepada 400 warga kurang mampu di Desa Sihorbo, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (23/11/2021).

Pemberian bantuan tersebut merupakan program Guru Berbagi dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-76 2021 yang mengangkat tema ‘Bangkitlah guruku, maju negeriku, Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh’.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pembagian bantuan tersebut bukan karena kelebihan uang, melainkan untuk lebih mendekatkan Guru dengan masyarakat.

“Apa yang ditakdirkan Tuhan itulah yang terbaik. PGRI berbagi bukan karena kaya, tapi ingin mendekat kepada masyarakat,” kata Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Wakil Bupati Darwin Sitompul dan Kadis Pendidikan Tapteng Boy Rahman Hasibuan.

Advertisements

Bakhtiar mengatakan, PGRI memiliki peran penting dalam memajukan kualitas pendidikan khususnya di Tapteng. PGRI juga diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan masyarakat juga dekat dengan guru sehingga semakin baik untuk kemajuan mutu pendidikan dan profesionalisme guru.

“Untuk itulah, pada hari ini melalui PGRI Berbagi, kita membagikan 400 bantuan sembako kepada 400 KK Masyarakat Barus Utara. Bantuan ini berupa beras, mie instan, minyak goreng, gula, dan kopi,” kata Bakhtiar.

Pada kesempatan itu, Bupati Bakhtiar juga memberikan bantuan berupa rehab rumah kepada guru honorer yang sudah berumur 50 tahun lebih dan juga kepada warga.

Adapun jumlah bantuan rehab rumah yang berikan dalam kegiatan ini sebanyak 11 rumah termasuk rehab rumah untuk guru honorer.

Bantuan ini pun disambut haru oleh sejumlah guru honorer dan warga yang memang kondisi rumah mereka layak untuk diperbaiki.

Pada kesempatan itu juga, Bupati menyinggung soal isu TPP Guru yang dipotong oleh Kepala Daerah.

Bupati mengungkapkan bahwa pemotongan TPP dilakukan oleh Pemerintah Pusat untuk penanggulangan Pandemi Covid-19.

“Jangan mau dipecah belah oleh provokator. Tidak ada niat saya untuk memotong TPP. Transfer dana itu dari pusat yang dipotong untuk penanganan Covid,” tegasnya. (Preddy Situmorang)