TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Dua nelayan asal Kecamatan Barus, yang hilang kontak selama 5 hari, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR pada hari ke 4 operasi pencarian. Salah seorang korban selamat bertahan dengan memakan beras mentah selama 5 hari.

Kedua nelayan asal Desa Pasar Tarandam, Kecamatan Barus, Tapteng, yakni Usman Harahap (50), Nakhoda kapal ditemukan dalam kondisi selamat. Sedangkan rekannya Fahmi (38) ditemukan meninggal dunia.

Tim SAR gabungan menemukan kedua nelayan tersebut di dekat air terjun Pulau Mursala, Kamis (21/5/2020).

Kapten KN SAR Nakula, Arotama Telaumbanua didampingi Korpos SAR Sibolga Hari Susanto menjelaskan, kedua korban tersebut ditemukan di lokasi yang berbeda, tetapi berdekatan.

Advertisements

“Usman Harahap ditemukan masih bertahan hidup di dekat air terjun Pulau Mursala. Sedangkan Jasad Fahmi ditemukan di tepian Pulau Mursala, sekitar 300 meter dari posisi Usman,” ujar Arotama dan Hari Susanto kepada Tapanulipost.com di Dermaga PPN Sibolga, Kamis sore.

Keduanya langsung dievakuasi ke KN Nakula menggunakan LCR Pol Airud Mabes didampingi LCR Kal Mansalar.

Tiba di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga (PPNS), jasad Fahmi langsung dibawa ke rumah sakit. Sedangkan Usman yang berhasil selamat dari maut langsung dijemput pihak keluarganya.

“Dari keterangan Usman, kapal mereka dihantam badai di sekitar air terjun Pulau Mursala dengan kondisi mesin kapal rusak. Lalu kapal mereka karam,” ungkapnya.

Saat kapal mereka dihantam ombak, Fahmi langsung melompat ke laut dan berusaha menyelamatkan diri dengan cara berenang ke pantai. Sementara Usman, tetap bertahan di atas kapal menunggu kapalnya terdampar ke tepian Pulau Mursala.