TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Alam (PRCPB) Yonif 123/RW bersama tim gabungan, berhasil mengevakuasi korban longsor dari gunungan Sidamdamon, Desa Purba Tua, Kecamatan Barus Utara, Tapanuli Tengah.
Korban bernama Ramalan Simanjuntak (42), warga Desa Parik Sinomba, Kecamatan Barus Utara, tersebut merupakan korban meninggal dunia ke 9 yang ditemukan akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Rabu, 28 Januari 2020.
Proses evakuasi korban Ramalan Simanjuntak memakan waktu yang cukup lama. Tim sempat kewalahan melakukan evakuasi jasad korban yang tertimbun material longsor. Selain itu juga dikarenakan medannya yang cukup sulit dan terjal.

Tim gabungan juga harus melewati sungai dikarenakan jalan perbukitan rawan longsor. Perjuangan tim gabungan TNI-Polri membuahkan hasil karena korban berhasil dievakuasi dan sudah disemayamkan di rumah duka.
Dandim 0211/TT Letkol Inf Dadang Alex kepada wartawan mengatakan, sesuai dengan instruksi dari Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, diminta seluruh jajaran siap membantu korban bencana banjir dan tanah longsor terutama Satgas PRCPB.
“Kita bersyukur atas kerja tim dan pasukan kita yang ada di lapangan, korban yang ke 9 atas nama pak Ramalam Simanjuntak berhasil dievakuasi. Dan sampai saat ini pasukan kita tetap bekerja membantu masyarakat pascabanjir di sejumlah titik longsor yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah,” ucap Dandim.(red)


Tinggalkan Balasan