SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Warga yang sudah lanjut usia (lansia) di Kota Sibolga tak perlu lagi susah-susah pergi ke puskesmas untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya. Pasalnya, dokter atau tenaga medis akan datang langsung ke rumah-rumah untuk mendatangi pasien khusus lansia.
Hal itu dikatakan Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk dalam pidatonya pada acara pencanangan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XVI dan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 47 Kota Sibolga Tahun 2019, Rabu, 10 Juli 2019.
Syarfi Hutauruk memerintahkan dokter dan tenaga medis untuk jemput bola ke masyarakat, tidak lagi menunggu para lansia datang ke puskesmas.
“Kalau sudah oppung-oppung (kakek-kakek/nenek-nenek) datang pakai tongkat ke puskesmas, itu sangat susah sekali. Dokter harus datang ke rumah-rumah untuk memeriksakan kesehatan para lansia apalagi yang sudah berumur 70 tahun,” kata Syarfi Hutauruk disambut tepuk tangan warga yang hadir pada acara tersebut.
Wali Kota menegaskan akan segera membuat surat perintah kepada dokter yang bertugas di Puskesmas untuk turun ke rumah-rumah para lansia yang sakit.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Sibolga juga menghimbau Camat dan Lurah untuk lebih sungguh-sungguh menagih pajak bumi dan bangunan (PBB) kepada masyarakat khususnya usaha hotel dan restoran.
“Hotel dan restoran yang belum bayar pajak akan dibuat spanduk tanda belum bayar pajak,” tegas Syarfi.
Acara pencanangan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XVI dan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 47 Kota Sibolga Tahun 2019 digelar di jalan jalan Aso-aso, Kelurahan Pancuran Kerambil, Kecamatan Sibolga Sambas.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Sibolga Delmeria Sikumbang, Forkopimda, Sekda dan Pimpinan OPD, Camat, Ketua LPM, Lurah dan Kepling serta kader PKK.(red)


Tinggalkan Balasan