TAPANULIPOST.com – Patung ‘Anugrah’ yang berada di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara disebut menghabiskan dana sebesar Rp 19 Miliar. Namun patung yang terbuat dari tembaga dan kuningan tersebut, malah diterlantarkan dan dijarah.
Patung ‘Anugrah’ itu tadinya dihibahkan oleh seniman asal Bali, Nyoman Nuarta kepada pemerintah setempat. Awalnya, patung karya Nyoman Nuarta berada di atas bukit Anugrah di Kecamatan Sitahuis. Namun kemudian patung itu dipindahkan ke Labuhan Angin, Kecamatan Tapian Nauli.
Nyoman menjelaskan, awalnya bupati dan DPRD setempat menyambanginya di Bandung dan meminta dibuatkan patung dengan alasan agar pariwisata berkembang. Namun pihak pemerintah mengakui tidak memiliki dana sehingga Nyoman pun mencari sponsor untuk pembangunan patung ‘Anugrah’.
[irp posts=”5404″ name=”Seniman Bali Ini Sedih, Patung ‘Anugrah’ Buatannya di Tapteng Dijarah”]
“Tadinya rencananya mau 60 meter, tapi baru jadi kepala dan dada baru 20 meter,” ujarnya seperti dilansir detikHOT.
Nyoman mengungkapkan, dana yang sudah dihabiskan tim untuk pengerjaan patung itu sebesar Rp 19 Miliar. Salah satu alasan yang membuat mahal adalah biaya ekspedisi dari studionya sampai ke Tapanuli Tengah.
Patung yang dihibahkan Nyoman pun dianggapnya sudah tidak dihargai lagi.
“Pemda sudah cuekin ya sudah, masa saya mau ngegaji mereka. Ini pejabat baru juga sudah nggak peduli. Makanya kalau ada daerah yang minta tolong, saya sudah males nanggepinnya. Nanti sudah pontang-panting dihancurkan lagi, dicuri, atau dijarah,” pungkasnya.
Sebelumnya Nyoman Nuarta mengaku baru mendapat kabar bahwa patung buatannya tersebut telah dijarah. Nyoman kemudian membuat status di Instagram mengenai karya seninya yang dijarah oknum tak dikenal.
“Baru dapat kabar patung ANUGRAH yg ada di labuhan angin TAPANULI TENGAH, yg belum selesai semua baru kepala dan dada ,MERUPAKAN PATUNG HIBAH DR SAYA, setinggi 20 m dgn lebar bahu 10 m,menurut laporan telah habis dijarah dgn rangka2nya,Menyedihkan,” tulis @nyoman_nuarta.


Tinggalkan Balasan