SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Hati-hati. Alat penghemat listrik yang banyak dijual di toko penjualan online maupun di pasaran, yang katanya bisa mengurangi tagihan rekening listrik hingga 40%, ternyata modus penipuan.

PT PLN (Persero) meminta masyarakat untuk tidak membelinya, karena alat penghemat listrik itu ternyata tidak dapat mengurangi tagihan listrik.

“Kami tidak pernah menyarankan atau mewajibkan untuk menggunakan alat penghemat listrik itu. Itu hanya tipuan. Kami imbau kepada para pelanggan agar tidak tertipu,” kata Manajer PLN UP3 Sibolga, Poltak Samosir usai memimpin apel siaga Natal, Sabtu, 15 Desember 2018.

[irp posts=”5117″ name=”PLN Sibolga Pastikan Tidak Ada Pemadaman Listrik Selama Natal dan Tahun Baru”]

Advertisements

Poltak menjelaskan, alat penghemat listrik yang dijual dipasaran itu berisi kapasitor yang dipasang pada aliran listrik. Alat penghemat listrik dalam bentuk kapasitor sifatnya hanya bisa membuat stabil dan memperbaiki cost fee, tetapi tidak mengurangi tagihan listrik.

“Sebenarnya kami tidak dirugikan dengan alat itu, tapi warga yang membeli alat itu yang dirugikan, karena tidak berfungsi sebagaimana diharapkan. Kalau merasa dirugikan dan ditipu dengan alat itu laporkan saja kepada pihak yang berwajib,” ujarnya.

Poltak menyatakan, penghematan listrik hanya bergantung dengan bagaimana pemakaian listrik sehari-hari. Tidak ada alat penghemat listrik.