Tapanulipost.com, Sibolga – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga menorehkan capaian di tingkat nasional. Di awal masa kepemimpinan Wali Kota Akhmad Syukri Narzy Penarik dan Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumbantobing, Pemko Sibolga meraih predikat B dalam evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2025.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam agenda bertajuk Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045 yang digelar di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Predikat B itu menjadi indikator kinerja tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam aspek perencanaan, penganggaran, hingga pelaporan yang terukur dan berdampak. Capaian ini diraih saat kepemimpinan Syukri-Pantas belum genap setahun berjalan.

Menteri PANRB Rini Widyantini dalam sambutannya menyampaikan bahwa SAKIP dan pembangunan Zona Integritas (ZI) merupakan instrumen strategis untuk memastikan setiap kebijakan dan anggaran negara benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Advertisements

“SAKIP dan Zona Integritas menjadi fondasi dalam mendorong birokrasi yang akuntabel dan berintegritas, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi nasional, nilai rata-rata SAKIP kementerian/lembaga mencapai 73,61. Pemerintah provinsi memperoleh rata-rata 69,05, sementara pemerintah kabupaten/kota berada di angka 64,89.

Selain Pemko Sibolga, sejumlah pemerintah daerah lain yang meraih predikat B antara lain Pemprov Papua Selatan, Pemkot Gunungsitoli, Pemkot Pariaman, Pemkab Mamuju Tengah, Pemkab Nias Selatan, Pemkab Nias Utara, Pemkab Tapanuli Selatan, Pemkab Murung Raya, Pemkab Sabu Raijua, Pemkab Sumba Barat, Pemkab Biak Numfor, Pemkab Donggala, Pemkab Halmahera Selatan, Pemkab Halmahera Tengah, Pemkab Manokwari, dan Pemkab Merauke.

Bagi Pemko Sibolga, capaian ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi publik dan reformasi birokrasi. Ke depan, Pemko menargetkan peningkatan kualitas pelayanan serta penguatan sistem akuntabilitas agar berdampak langsung bagi masyarakat Kota Sibolga.

Capaian tersebut juga menjadi tantangan untuk menjaga konsistensi kinerja di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi. (red)

Baca Berita menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS

Dapatkan berita terkini lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Tapanulipost.com dengan klik tautan ini.