TAPANULIPOST.com – BI Sibolga fasilitasi 11 UMKM untuk pameran di Perhelatan puncak F1H2O Danau Toba. Bank Indonesia Sibolga, sebagai mitra pemerintah, memberikan dukungan penuh untuk penyelenggaraan kegiatan internasional F1 Powerboat (F1H20) Championship pada 25-26 Februari 2023 di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
Kepala KPw BI Sibolga, Yuliansah Andrias, mengatakan bahwa BI Sibolga akan memfasilitasi pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam perhelatan puncak F1H2O Danau Toba.
“BI Sibolga melibatkan 11 UMKM binaan hasil kurasi BI Sibolga untuk pameran di area Ring 1 F1H20,” ungkap Yuliansah Andrias pada acara bincang-bincang bareng dengan Awak Media terkait perkembangan ekonomi terkini di wilayah kerja BI Sibolga, pada Kamis (16/2/2023) di Kafe Matahari Sibolga.
Yuliansah menyebutkan, UMKM yang dilibatkan dalam pameran tersebut yakni Tobatos, Blessing Cake, Usaha Kinanti, Rumata Coffee, Koperasi Berkah Bersama, Partukkoan, CV Lopo Coffee, Straberry Fresh Juice, UD Salacca, Dame Ulos dan KUB Batik Tapsel.
Selain itu, lanjut Yuliansah, BI Sibolga juga memfasilitasi pembayaran non-tunai, khususnya pada lahan parkir, bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Toba dan Bank Sumut sebagai penyelenggara non-tunai.
“Ada 17 titik kantong parkir yang difasilitasi pembayaran melalui QRIS,” sebutnya.
Lebih lanjut Yuliansah memaparkan, BI Sibolga juga memberikan dukungan pelaksanaan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan di sela-sela perhelatan F1H2O.
Kegiatan tersebut yaitu, jalan santai bersama lebih kurang 800 orang masyarakat Balige pada 17 Februari 2023.
Lalu, Onan Budaya/Becakay pada 20 Februari 2023, Lomba Enggrang dan Renang pada 21 Februari 2023, Pameran UMKM Toba Expo di Lapangan Pardede pada 24-26 Februari 2023.
“Kita juga menyediakan Kas Keliling penukaran uang pada kegiatan Toba Expo pada 24-26 Februari 2023,” papar Yuliansah.
Sementara itu Deputi Kepala Perwakilan BI Sibolga, Jonataruli Sidabalok menambahkan, bahwa selain memfasilitasi pameran UMKM, BI Sibolga juga memfasilitasi para pelaku usaha/UMKM penggunaan pembayaran non tunai melalui sistem QRIS.
Kata Jona Taruli, bagi para pelaku usaha yang belum memiliki QRIS akan disediakan mesin Electronic Data Capture (EDC) atau mesin gesek ATM.
“Karena diperkirakan akan banyak orang luar kota yang sudah terbiasa dengan pembayaran dengan uang non tunai yang hadir di sana,” ujarnya. (red)
Yuk! baca artikel menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS


Tinggalkan Balasan