TAPANULIPOST.com – Layanan antrean online Aplikasi Mobile JKN sangat terasa manfaatnya. Melalui fitur dalam Aplikasi Mobile JKN ini, peserta dapat mengakses atau mengambil antrean ketika ingin berobat tanpa harus mengantre di fasilitas kesehatan.
BPJS Kesehatan terus meningkatkan inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satunya melalui sistem antrean online yang dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN.
Penggunaan fitur sistem antrean online dalam Aplikasi Mobile JKN tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh para peserta JKN.
Pengalaman berkesan memanfaatkan fitur sistem antrean online diungkapkan oleh Nurlianti. Menurutnya, aplikasi Mobile JKN telah memberikan kemudahan untuk mengambil nomor antrean langsung dari handphone ketika dirinya membutuhkan pengobatan di fasilitas kesehatan.
“Jadi saya tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan untuk ambil nomor antrean dan menunggu lama sebelum diperiksa dokter. Penggunaan aplikasi ini juga sangat mudah dan cepat prosesnya,” ungkap Nurlianti, Selasa (6/12/2022).
Nurlianti yang bekerja sebagai tenaga honorer di Pemerintah Kota Sibolga ini menyebutkan bahwa dia merasa terbantu ketika mendapatkan kartu JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Pasalnya, sebagai peserta JKN dirinya tidak perlu kuatir lagi jika sewaktu-waktu jatuh sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan.
Layanan Antrean Online Aplikasi Mobile JKN Sangat Terasa Manfaatnya
Nurlianti mengungkapkan program JKN telah banyak membantu ketika dirinya jatuh sakit.
“Waktu itu saya sakit, saya berobat dan tidak saya ada bayar sepeser pun. Pelayanannya juga baik, tidak dibeda-bedakan dengan pasien yang bayar sendiri,” ungkap Nurlianti.
Nurlianti menyampaikan terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan karena telah menjamin hampir seluruh rakyat Indonesia, khususnya Kota Sibolga yang telah berpredikat Universal Health Coverage (UHC) sejak tahun 2017 lalu.
Ia sendiri sebagai salah satu warga masyarakat yang bekerja di pemerintahan telah merasakan manfaatnya meskipun sakit yang ia derita hanya penyakit ringan.
“Sesuai mottonya, dengan gotong royong semua tertolong. Meskipun saya jarang sakit. Saya berharap iuran saya yang dibayarkan oleh pemerintah bisa bermanfaat untuk masyarakat lainnya yang saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya,” ujarnya. (ril)


Tinggalkan Balasan