TAPANULIPOST.com – “Jika mau kuliah harus mau hidup susah”. Ungkapan itulah yang selalu diingat Selvi Rida Helvina ketika berniat melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi.
Selvi Rida Helvina mengisahkan, usai tamat sekolah dia ingin sekali kuliah untuk bisa menggapai cita-citanya. Namun, harapannya untuk melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah sempat akan sirna, karena saat itu orangtuanya sedang sakit. Akan tetapi Selvi tidak menyerah begitu saja dengan keadaan itu. Dengan tekad yang kuat, Selvi mau terus melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah.
“Pesan orang tua saya, jika mau kuliah, harus mau hidup susah. Cuma itu yang disampaikan kepada saya. Jadi jika saya mau kuliah harus mau hidup susah,” kenang Selvi.
Selvi beruntung, saat itu dirinya menjadi salah satu penerima beasiswa Martabe Prestasi. Beasiswa itu menjadi titik terang baginya untuk bisa menggapai cita-cita yang diimpikannya. Apalagi, jurusan yang dia pilih yakni Teknik Kimia Industri membutuhkan pembiayaan yang lumayan besar.
“Beasiswa Martabe Prestasi sangat membantu saya dan sangat membantu orang tua saya, menjadi titik terang bagi saya pada saat itu,” tutur Selvi yang kini sudah bekerja di PT Pahala Bahari Nusantara sebagai Staf Quality Control Laboratorium.
Selvi merupakan salah seorang penerima beasiswa Martabe Prestasi tahun 2017 dari PT Agincourt Resources pengelola Tambang Emas Martabe.
Selvi mengungkapkan rasa syukur dan bangganya menerima beasiswa dari Tambang Emas Martabe, sehingga dia bisa lulus kuliah Diploma Tiga dari salah satu Perguruan Tinggi di Medan. Selvi berharap masih bisa mendapatkan beasiswa lagi dari Martabe Prestasi untuk program Strata-2.
Kisah itu diungkapkan Selvi dalam acara bincang-bincang bersama Board of Director (BOD) bertajuk Yang Muda Yang Berprestasi yang digelar PT Agincourt Resources, Kamis (28/10/2021).
Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-93 Tahun, dan merupakan bagian dari rangkaian program Virtual Inspiration Talk Agincourt Resources Mining (Vitamin).
Acara tersebut dimoderatori Tia Manurung dari Corcoms PT Agincourt Resources (PTAR). Hadir sebagai pembicara, Direktur Utama PTAR Muliady Sutio dan General Manager Operations PTAR Rahmat Lubis.
Muliady Sutio, Direktur Utama PTAR mengatakan beasiswa Martabe Prestasi dari Tambang Emas Martabe ditujukan untuk membantu siswa berprestasi untuk mencapai tingkat pendidikan yang lebih tinggi.
“Tambang Emas Martabe itu salah satu yang memberikan peluang. Kita sendiri bergabung bersama United Tractor, Pama Persada Nusantara di grupnya Astra Internasional. Astra Internasional kita ketahui bersama sangat mendukung komitmen untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara,” ucap Muliady.
Muliady pun memberikan semangat serta berpesan kepada para penerima beasiswa untuk terus belajar dan berkarya demi masa depan.
“Jadi adik-adik jangan hanya puas dengan satu skill, carilah skill yang sebanyak-banyaknya. Semakin banyak skill yang anda miliki, itu akan semakin bagus. Lalu kejarlah passion anda. Dengan adanya skill, passion, saya yakin adik-adik bisa berhasil,” pesan Muliady.
Sementara itu, Rahmat Lubis yang sudah menduduki jabatan General Manager Operations di PT Agincourt Resources, turut mengisahkan bagaimana nikmatnya mendapatkan beasiswa sewaktu duduk di bangku SMA Plus di Tapanuli Selatan, hingga kuliah di ITB.
Dia membeberkan, kalau tidak ada beasiswa, maka dia tidak bisa bekerja di PTAR dan menduduki jabatan seperti sekarang ini.
“Bersyukurlah adik-adik saat ini bisa menerima beasiswa dari Martabe. Pergunakan kesempatan sebaik-baiknya untuk meraih masa depan yang cemerlang, karena tambang ini tidak selamanya,” ucapnya.
Program beasiswa Martabe Prestasi merupakan salah satu program unggulan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang Pendidikan yang dilaksanakan oleh PTAR. Program ini bertujuan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak berprestasi serta memiliki komitmen tinggi yang berasal dari keluarga kurang mampu di Kecamatan Batangtoru dan Kecamatan Muara Batangtoru.
Untuk diketahui, total beasiswa yang sudah disalurkan PTAR sampai dengan tahun kelima ini, mencapai Rp3.666.895.000, dengan jumlah penerima 967 orang, yang sudah menyasar 33 Desa, 23 Desa di Batang Toru, dan 10 Desa di Muara Batang Toru.
Dan sejak tahun 2017 beasiswa dikucurkan, terlihat peningkatan penerima beasiswa dan juga dibarengi dengan penambahan anggaran. (red)


Tinggalkan Balasan