fbpx

32 KK di Sibolga Berjanji “Angkat Kaki” dari Lahan yang Dikuasai 39 Tahun

  • Bagikan
Foto: Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing dan Kajari Sibolga Henri Nainggolan pimpin pemasangan patok eksekusi lahan.

TAPANULIPOST.com – Sebanyak 32 Kepala Keluarga (KK) di Kota Sibolga berjanji “angkat kaki” dari lahan milik negara yang sudah mereka kuasai selama 39 tahun secara tidak sah.

Lahan tersebut merupakan bekas SD Negeri 084090 seluas 1.840 m2 dan SD 084091 seluas 1.845 m2, yang berlokasi di Jalan Tarutung Kelurahan Hutabarangan Kecamatan Sibolga Utara.

Pemko Sibolga dan Kejaksaan Negeri Sibolga sudah melakukan pemasangan patok eksekusi lahan, pada Senin (3/5/2021).

Pemasangan patok dan plank milik Pemko Sibolga dipimpin oleh Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing dan Kajari Sibolga Henri Nainggolan.

Baca juga: Pipa Air Bersih Untuk 2 Desa di Tapteng Dirusak

Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing mengungkapkan pihaknya sudah melakukan pendekatan sekaligus perjanjian dengan warga yang menempati lahan tersebut.

“Sebanyak 32 KK yang menguasai lahan sudah berjanji mengosongkan lahan dengan tenggat waktu Januari atau Februari 2022,” ungkap Pantas Tobing.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Kebakaran Hebat Terjadi di Sibolga

Pantas Tobing mengatakan bahwa aset ini harus dikuasai kembali untuk dilaksanakan pembangunan.

Sementara itu, Kajari Sibolga Henri Nainggolan menargetkan pada tahun ini seluruh aset Pemko Sibolga yang dikuasai pihak lain akan diambil alih.

Baca juga: Penyedia Jaringan Internet Ilegal Marak di Sibolga dan Tapteng, Ini Kata Telkom

“Kalau ada yang merasa keberatan dengan penyitaan aset ini, silakan gugat melalui jalur hukum. Kami siap mendampingi Pemko Sibolga sampai persidangan terakhir, sampai tuntas, karena ini milik negara,” tegas Henri Nainggolan. (red)

  • Bagikan