TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Satlantas Polres Kabupaten Tapanuli Tengah, menangani lima kasus kecelakaan lalu lintas (Laka) selama Operasi Ramadniya 2017. Dua diantaranya kasus Laka hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Angka kecelakaan itu menurun dibanding tahun lalu.

Kasat Lantas Polres Tapanuli Tengah, AKP Yusuf mengungkapkan, lima kasus Laka yang ditangani tersebut, 2 orang korban meninggal dunia sementara 3 orang lagi mengalami luka berat.

AKP Yusuf menjelaskan, dalam kasus laka yang menyebabkan 2 orang korban meninggal dunia terjadi di dua tempat berbeda, yakni di daerah Pondok Saro, Kelurahan Sibuluan Indah dan di Tano Ponggol, Kelurahan Sarudik.

Baca juga : Ini Himbauan Bagi Pemudik dan Pengendara

“Kejadian di Pondok Saro itu merupakan laka tunggal nambrak tiang listrik. Sedangkan laka di Tano Ponggol, sepeda motor tabrakan dengan angkot,” jelas Yusuf kepada awak media, Sabtu (8/7).

Menurut Kasat Lantas, selama pelaksanaan Operasi Ramadniya 2017 tidak ada kendaraan yang ditilang karena melanggar lalu lintas, melainkan hanya memberikan teguran dan pengarahan kepada pengendara.

“Tindakan tilang nihil, kita hanya kasih teguran saja baik roda dua maupun roda empat,” ungkapnya.
Sementara itu, lanjut Yusuf, pada tahun 2016 lalu ada sebanyak 19 kecelakaan lalulintas, dimana 2 orang korban meninggal dunia, 1 orang luka berat dan 16 orang mengalami luka ringan. (red)

Baca juga : Selamat….Martin Tobing Jadi Ketua Demokrat