Anggota DPRD Sibolga “Mengamuk” Cabut Mikrofon Sekwan saat Sidang Paripurna

  • Whatsapp
Foto : Mandapot Pasaribu maju ke depan lalu mengambil mikrofon yang ada di depan Sekwan.(ist)

SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Sidang paripurna istimewa pelantikan Pimpinan Defenitif DPRD Kota Sibolga, Senin, 28 Oktober 2019, diwarnai keributan. Salah seorang Anggota DPRD dari Partai Perindo, Mandapot Pasaribu melakukan aksi protes, karena tak dapat undangan dan tidak ikut dilantik menjadi Wakil Ketua DPRD.

Saat sidang paripurna dimulai, Mandapot Pasaribu langsung melakukan interupsi.

Muat Lebih

Baca juga :  Mandapot Pasaribu Tak Ikut Diusulkan Jadi Pimpinan Defenitif DPRD Sibolga

“Izin pimpinan….izin pimpinan, saya Anggota Dewan mau interupsi. Saya tidak diundang, saya tidak diundang,” kata Mandapot Pasaribu sembari maju ke meja pimpinan sidang.

Namun Ketua DPRD Sibolga, Ahmad Syukri Nazry Penarik, terus melanjutkan membuka pelaksanaan rapat paripurna.

“Mohon maaf kepada saudara Mandapot, ini sidang paripurna istimewa pembacaan SK Gubernur tidak ada interupsi,” jawab Syukri Nazry Penarik.

Herman Sinambela, yang juga dari Partai Perindo kembali melakukan interupsi, namun tidak dihiraukan. Saat itu Sekretaris Dewan (Sekwan) terus membacakan keputusan Gubernur Sumatera Utara tentang peresmian pengangkatan Pimpinan DPRD Kota Sibolga masa jabatan 2019-2024.

Baca juga :  Sempat Ricuh, Akhmad Syukri dan Jamil Zeb Tumori Resmi Dilantik sebagai Pimpinan DPRD Sibolga

Karena tidak digubris, Mandapot Pasaribu kemudian berteriak meminta Sekwan untuk berhenti.

“Izin Pak Sekwan, izin Pak Sekwan…,” teriak Mandapot sambil berjalan ke arah Sekwan.

Tapi Sekwan terus saja membaca SK Gubernur Sumatera Utara. Selanjutnya Mandapot maju ke depan lalu mengambil mikrofon yang ada di depan Sekwan.

Loading...

Pos terkait