fbpx

Pelaku Pembuang Orok di Tapteng Berhasil Ditangkap, Diduga Perbuatan Ayah Tiri

  • Bagikan

TAPANULIPOST.com – Polisi akhirnya berhasil mengungkapkan kasus pembuangan orok bayi yang terjadi di Desa Mela I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah pada, Kamis (1/4/2021) lalu.

Sebelumnya, warga dikagetkan dengan penemuan jenazah orok yang tersangkut di parit. Salah seorang warga yang pertama kali melihat, awalnya mengira adalah bangkai kodok. Namun setelah ia perhatikan lebih teliti, ia menduga merupakan jenazah orok.

Lantaran menaruh curiga, warga kemudian melaporkan kepada kepala desa. Seorang bidan juga dipanggil untuk memastikan benda tersebut.

Pihak kepolisian Polsek Kolang yang juga turun ke lokasi, selanjutnya membawa temuan tersebut ke RSUD Pandan. Pihak rumah sakit memastikan bahwa benda itu adalah jenazah orok. Diperkirakan usia orok sekitar 4 bulan.

Baca juga: Diseruduk Dump Truk, Tiang Listrik Tumbang Timpa Rumah Warga di Tapteng

Setelah melakukan penyelidikan, jajaran Polsek Kolang berhasil mengungkap siapa ibu kandung orok yang dibuang itu.

Ibu kandung sekaligus pelaku aborsi dan pembuang orok tersebut, diketahui berinisial AZ (13). Pelaku yang berstatus pelajar itu ditangkap pada, Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: TEGAS, Dandim 0211/TT Usir Orang Tak Pakai Masker

Selain mengamankan AZ, Polsek Kolang juga mengamankan DH (33), yang merupakan ayah tiri AZ.

Orok yang dibuang di parit yang tidak jauh dari rumah pelaku tersebut, diduga merupakan hasil perbuatan terlarang yang dilakukan DH terhadap anak tirinya.

Baca juga: 32 KK di Sibolga Berjanji “Angkat Kaki” dari Lahan yang Dikuasai 39 Tahun

“Kedua tersangka sudah kita serahkan ke Polres Tapanuli Tengah,” kata Kapolsek Kolang AKP M Tahir Lubis kepada Tapanulipost.com, Rabu (5/5/2021).

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Tapanuli Tengah AKP Horas Gurning ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa kasus tersebut sedang ditangani Unit PPA Reskrim Polres Tapteng. (red)

  • Bagikan