fbpx

Penyedia Jaringan Internet Ilegal Marak di Sibolga dan Tapteng, Ini Kata Telkom

  • Bagikan
Foto: ilustrasi.

TAPANULIPOST.com – Penyedia Jasa Internet (PJI) yang disinyalir ilegal alias tak berizin marak di Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan, para penyedia jaringan internet ini merupakan pelanggan salah satu provider internet.

Para pelaku mendistribusikan bandwidth internet tersebut secara ilegal kepada masyarakat yang menjadi pelanggannya.

Praktik pendistribusian bandwidth internet ini dilakukan dengan berbagai metode. Diantaranya dengan cara menarik kabel fiber optik ke rumah pelanggannya, dan ada juga yang memasang peralatan antena jaringan internet.

Baca juga: Selain Tak Berkumis, Kepala Sekolah di Sumut Diminta Besarkan Biseps Bukan Perut

Penyedia jaringan internet ilegal itu kemudian menarik jasa berupa pembayaran dengan harga bervariasi.

Banyak masyarakat yang antusias untuk beli layanan internet kepada oknum tersebut, karena harga yang ditawarkan sangat murah.

Baca juga: PWI Sibolga-Tapteng Bagi-bagi Takjil dan Masker Sekaligus Buka Bersama 

Menanggapi hal tersebut, Duta selaku Kepala Unit Bisnis PT Telkom Kandatel Sibolga mengaku tidak pernah mengetahui hal tersebut.

“Belum pernah ada saya dengar yang seperti ini,” kata Duta saat dikonfirmasi di ruang kerjanya di Kantor PT Telkom Kandatel Sibolga di Jalan Katamso Sibolga, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: PT SGSR Kembali Bermasalah, Bupati Tapteng: Tak Ada Deking-deking Saya Minta Itu Dibongkar

Menurutnya, pihaknya baru ini menerima informasi adanya pelanggan resmi yang menjual kembali jaringan internet kepada orang lain dengan menarik pembayaran.

Duta menegaskan, bahwa pelanggan Telkom tidak diizinkan untuk menjual kembali jaringan internet kepada pihak lain.

Duta mengatakan akan melaporkan informasi tersebut ke pimpinannya, dan meminta petunjuk terkait sanksi yang akan diberikan kepada pelanggan nakal. (red)

  • Bagikan