fbpx

Firman Minta Permohonan Bebas Bersyarat Bonaran Situmeang Tidak Dikabulkan

  • Bagikan
Foto : Raja Bonaran Situmeang usai menjalani sidang di PN Sibolga. (TAPANULIPOST.com)

TAPANULIPOST.com – Raja Bonaran Situmeang dikabarkan akan mengajukan permohonan asimilasi dan pembebasan bersyarat. Mantan Bupati Tapanuli Tengah itu, saat ini tengah menjalani masa hukuman di Lapas Sibolga.

Menanggapi hal itu, Firman Lubis yang mengaku mewakili Forum Pemerhati Keadilan Tapanuli Tengah, menyampaikan pernyataan sikap terkait permohonan asimilasi dan pembebasan bersyarat Raja Bonaran Situmeang.

Berikut pernyataan sikap Forum Pemerhati Keadilan Tapanuli Tengah yang disampaikan Firman Lubis kepada Wartawan, Selasa (20/4/2021) di Pandan.

“Terkait dengan informasi adanya pihak keluarga yang saat ini sedang berupaya mengajukan permohonan bebas bersyarat terhadap terpidana Raja Bonaran Situmeang mantan Bupati Tapanuli Tengah, kami berpendapat hal itu sah-sah saja, namanya juga permohonan.

Baca juga: Hati-Hati Situs Palsu, Scammer Indonesia Curi Rp 875 Miliar Dana Bansos Covid-19 Amerika

Namun perlu kami mengingatkan kepada Kementerian Hukum dan HAM dan jajarannya termasuk Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2 Sibolga, agar tidak mudah apalagi mengobral pemberian bebas bersyarat atau pengurangan hukuman kepada terpidana Raja Bonaran Situmeang.

Masih cukup jelas dalam ingatan masyarakat Tapteng bagaimana Raja Bonaran Situmeang awalnya terpilih sebagai Bupati Tapanuli Tengah periode 2011-2016, telah terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi penyuapan hakim MK Akil Mochtar dan dihukum 5 tahun penjara.

Baca juga: Bupati Tapteng Tunjuk Plt Sekda dan Sejumlah Pimpinan OPD

Kemudian pada saat menjabat sebagai bupati, yang bersangkutan terlibat dalam kasus tindak pidana pencucian uang sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Undang-undang RI Nomor 8 Tahun 2010, yaitu penipuan calon PNS yang merugikan banyak masyarakat Tapteng, beliau juga terbukti bersalah dan saat ini sedang menjalani hukuman atas vonis pengadilan 5 tahun penjara,

Dan terakhir di dalam penjara, beliau juga tersandung kasus tindak pidana penipuan dan juga terbukti bersalah dan dihukum 2,8 tahun dalam pasal 378 KUHPidana.

Baca juga: Beredar Video Penampakan Perabotan di Rumdis Wali Kota, Ini Jawaban Pemko Sibolga

  • Bagikan