fbpx

Sejumlah Barang Hilang dari Rumdis Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga, Kerugian Ditaksir Rp 589 Juta

  • Bagikan
Foto: Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan bersama Sekda Yusuf Batubara saat mencek rumah dinas wali kota.

SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Sejumlah barang yang merupakan aset pemerintah di Rumah Dinas Wali Kota Sibolga, sudah tidak berada di tempat atau dengan kata lain telah hilang.

Hal itu terungkap setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan aset milik Pemko Sibolga, baru-baru ini.

Mendapat laporan dari BPK, Wali Kota Sibolga yang baru dilantik Jamaluddin Pohan langsung menggelar rapat, kemudian meninjau langsung rumah dinas wali kota.

Memang sampai saat ini, Jamaluddin Pohan yang belum menempati rumah dinas sejak dirinya dilantik menjadi Wali Kota Sibolga pada 26 Februari 2021 lalu.

Baca juga: Kerjasama dengan Kejari Sibolga, PLN Berhasil Tagih Utang Pelanggan Rp 137 Juta

“Saya juga tidak tahu inventaris apa saja yang ada di rumah dinas ini. Tapi setelah ada temuan BPK, kita rapat dengan BPK mengatakan bahwa di rumah dinas wali kota dan wakil wali kota banyak ditemukan barang-barang yang tidak ada lagi tempat, sehingga kita mengalami kerugian sekitar Rp 589 juta. itulah yang dinyatakan oleh BPK,” kata Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan saat meninjau rumah dinas wali kota.

“Setelah kita melihat ke lapangan, ternyata sesuai catatan inventaris barang, banyak barang yang tidak ada di tempat. Saya tentu bertanya, tapi saya tidak menuduh, mana tahu ada para staf yang mengambil, tapi setelah kita tanya tidak ada pernah. Satpol PP juga tidak pernah mengeluarkan barang tanpa izin,” ungkap Jamaluddin Pohan.

Baca juga: Kapolda Sumut: Saya Ingin Personel TNI-Polri Selalu Solid dan Kompak

“Itulah makanya kita tanyakan kepada mereka, jangan nanti nuduh orang, nanti kita bilang dia (Wali Kota sebelumnya) yang bawa, tapi ternyata anggota yang keluarkan. Tapi kita tanya sama semua anggota, semua staf kita mengatakan bahwa barang itu tidak pernah ada keluar dari sini buat mereka,” lanjut Jamal.

Jamal mengaku kecewa atas hilangnya sejumlah barang dari rumah dinas wali kota, yang membuat dirinya terpaksa menunda memasuki rumah dinas.

Baca juga: Duta Besar Negara Seychelles Berkunjung ke Imigrasi Sibolga

“Kalau dibilang kecewa, ya, karena sudah beberapa bulan saya tidak bisa masuk. Seyogianya usai dilantik ya sudah bisa masuk ke rumah dinas, tapi karena banyak kekurangan terpaksa kita tunda. Saat ini saya masih tinggal di rumah pribadi saya,” ujarnya.

  • Bagikan