Wali Kota Sambut Pasien Sembuh: Sibolga Zero COVID-19

  • Whatsapp
Foto: Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk Sambut kepulangan pasien sembuh dari COVID-19 di halaman Kantor Wali Kota. Kami 6 Agustus 2020. (Preddy Situmorang/TAPANULIPOST.com)

SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk turut menyambut kepulangan seorang pasien yang sembuh dari COVID-19, Kamis (6/8) di Halaman Kantor Wali Kota.

Pasien tersebut berinisial AJ (69), perempuan, warga Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga. Dia dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan selama empat minggu di Rumah Sakit Martha Friska, Medan.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk mengatakan, pasien AJ dinyatakan sembuh dari COVID-19 oleh pihak RS Martha Friska Medan, kemudian diperbolehkan pulang.

“Kemarin kita mendapat informasi dari pihak RS Martha Friska Medan bahwa AJ sudah sembuh. Lalu dijemput oleh Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Sibolga,” kata Syarfi Hutauruk didampingi Sekda M Yusuf Pasaribu, Kadis Kesehatan Firmansyah Hulu, dan Kadis Kominfo Binner Lumban Gaol.

Wali Kota menuturkan, sesuai anjuran pihak RS Martha Friska pasien diimbau tetap istirahat di rumah dan tidak menerima tamu selama 14 hari kedepan.

“Disarankan oleh medis agar tetap istirahat di rumah. Selama 14 hari ini jangan kemana-mana dulu dan jangan menerima tamu,” imbau Syarfi Hutauruk.

Menurut Syarfi, dengan sembuhnya pasien tersebut, maka sudah tidak ada lagi warga Sibolga yang terpapar virus corona.

Syarfi Hutauruk berharap kondisi zero COVID-19 di Kota Sibolga bisa tetap dipertahankan. Untuk itu, Wali Kota mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Mudah-mudahan dengan kejadian ini, masyarakat bersedia mematuhi anjuran pemerintah, dengan memakai masker saat keluar rumah. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau pakai cairan pembersih tangan. Kemudian jaga jarak terutama yang di pasar maupun di warung kopi.

Wali Kota juga mengimbau wartawan untuk tetap waspada penularan virus corona saat bertugas di lapangan, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Jangan karena memburu berita ingin cepat, jadi tidak lagi menghiraukan protokol kesehatan. Wartawan juga harus menjaga diri, jangan sampai terpapar virus corona,” imbaunya.

“Kita berdoa semoga tidak ada lagi korban berikutnya, Kota Sibolga tetap zero COVID-19 dan kita tetap bisa mempertahankan zona hijau,” tambah Syarfi. (red)

Pos terkait