TAPANULIPOST.com – Pipa saluran air bersih di Desa Aek Raso, Kecamatan Sorkam Barat, Tapanuli Tengah yang dirusak, sudah diperbaiki.
Kepala Desa Aek Raso, Parlindungan Nainggolan mengatakan, pihaknya bergerak cepat mengganti pipa agar warga di dua desa bisa segera mendapatkan air bersih.
“Sudah selesai kita perbaiki, ada sebanyak 10 batang pipa yang kita ganti,” kata Parlindungan Nainggolan kepada Tapanulipost.com, Selasa (4/5/2021).
Mewakil warga desa, Parlindungan Nainggolan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani, atas kepeduliannya kepada warga dengan langsung memerintahkan untuk segera memperbaiki pipa yang rusak.
Baca juga: Pipa Air Bersih Untuk 2 Desa di Tapteng Dirusak
“Pak bupati langsung memerintahkan untuk segera diperbaiki, karena air adalah kebutuhan utama masyarakat,” ungkap Parlindungan Nainggolan.
Parlindungan menyebut, saat ini kasus pengrusakan pipa saluran air bersih sedang dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Baca juga: 32 KK di Sibolga Berjanji “Angkat Kaki” dari Lahan yang Dikuasai 39 Tahun
“Polisi sudah turun melakukan olah TKP,” beber Parlindungan.
Di tempat terpisah, Kapolsek Sorkam AKP Ismail Lubis membenarkan bahwa pihaknya sudah turun melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Kanit Reskrim sudah turun ke lokasi setelah menerima informasi terkait pengrusakan pipa air bersih di Desa Aek Raso,” ungkap AKP Ismail Lubis.
Baca juga: 10 Rumah Ludes Terbakar di Pasar Belakang Kota Sibolga
Seperti diberitakan sebelumnya, pipa saluran air bersih milik Pemkab Tapteng di Desa Aek Raso, dirusak dengan sengaja oleh orang tak bertanggungjawab. Pelaku diduga masih warga desa setempat.
Kepala Desa Aek Raso Parlindungan Nainggolan menuturkan kejadian itu diketahui setelah adanya keluhan, bahwa air tidak mengalir lagi ke rumah warga.
Atas keluhan itu, petugas turun melakukan pengecekan ke sumber air yang ada di Dusun Dua Desa Aek Raso. Saat berada di lokasi ditemukan pipa saluran air telah bocor di beberapa titik.
“Kalau dilihat pipa itu dirusak pakai parang,” beber Parlindungan.
Baca juga: Penyedia Jaringan Internet Ilegal Marak di Sibolga dan Tapteng, Ini Kata Telkom
Ketika ditanya motif pelaku melakukan pengrusakan, Parlindungan tidak mau menebak. Namun dia menduga pelakunya masih warga desa setempat.
“Motif belum diketahui, tapi saya tidak ada mendengar ataupun menerima keluhan ada warga yang tidak dapat air bersih. Tidak mungkin pelaku datang dari jauh, kita duga masih warga disini,” ujarnya.
Kades menjelaskan, kerusakan pipa tersebut mengakibatkan terhambatnya distribusi air bersih ke masyarakat di dua desa, yakni Desa Aek Raso dan Maduma. (red)


Tinggalkan Balasan