Foto : Indahnya air terjun Masundung (Aek Porda) dengan alamnya yang eksotis. (Dok/TAPANULIPOST.com)

 

TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Bicara tempat wisata yang indah dan menarik, Kabupaten Tapanuli Tengah adalah tempatnya. Kabupaten ini mempunyai banyak lokasi wisata yang dapat memanjakan para wisatawan. Mulai dari wisata alam, sejarah, hingga kuliner nikmat.

Salah satu wisata terfavorit di daerah ini adalah wisata alamnya. Ada banyak lokasi wisata alam yang indah dan menarik seperti pantai yang indah dan air terjun, sehingga Kabupaten Tapanuli Tengah dijuluki ‘Negeri Wisata Sejuta Pesona’.

Namun masih banyak lokasi wisata di daerah ini yang belum tersentuh pembangunan oleh Pemda setempat. Salah satunya Air terjun Masundung yang berada di Desa Masundung, Kecamatan Lumut. Keindahan air terjun ini jarang diekpos karena tempatnya yang tersembunyi. Padahal, lokasi wisata ini memiliki keindahan alamnya yang eksotis.

Air terjun Masundung memiliki ketinggian lebih kurang 35 meter dan mempunyai lubuk atau kolam tempat mandi yang luas dengan air yang jernih dan sejuk. Sementara dari atas air terjun ini dapat memandang keindahan laut Pantai Barat dan Sibolga.

Keindahan air terjun Masundung (Aek Porda).

Jarak tempuh ke Air terjun ini dari Desa Masundung sekitar 15 menit dengan berjalan kaki. Jaraknya dari ibukota Kecamatan Lumut kurang lebih 6,5 Km. Namun jalan menuju ke lokasi air terjun ini belum dapat dilalui kendaraan roda dua. Sementara jika masuk dari Kecamatan Sibabangun, harus berjalan kaki dengan menempuh jarak sejauh 4,5 Km dari Desa Hutagurgur. Akses jalan terdekat menuju Desa Masundung adalah dari Desa Sihaporas Kecamatan Pinangsori, jarak yang ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 500 m.

“Lokasi objek wisata ini baru dikunjungi oleh masyarakat lokal dikarenakan akses jalan yang sulit dilalui kendaraan. Pemkab Tapteng melalui Dinas terkait juga belum serius untuk mempromosikan lokasi wisata ini. Padahal pemilik lahan lokasi objek wisata sangat berharap jika dikelola dengan baik, karena dapat menambah penghasilan bagi masyarakat setempat,” kata Asa AW kepada TAPANULIPOST.com, Sabtu, 21 Oktober 2017 .

[irp posts=”1845″ name=”Pemkab Tapteng Bangun Balai Latihan Kerja di Tahun 2018″]

Asa mengungkapkan menurut cerita yang ada, aliran sungai air terjun Masundung yang dinamai Aek Porda, pada zaman dahulu air terjun ini merupakan tempat bertapa oleh penduduk disana (saat manusia belum mengenal agama). Hal itu dapat dibuktikan dengan adanya batu mirip tempat duduk tepat pada air terjun itu.

“Dan cerita lain juga menyebutkan bahwa air terjun ini memiliki gua di dalamnya serta berpenghuni, tetapi sampai saat ini belum bisa membuktikan faktanya.

Air terjun ini terlihat cantik dan mempesona mata. Rasa capek dan letih saat perjalanan menuju air terjun akan hilang ketika kita sampai ke lokasi. Apalagi setelah mandi di air yang sangat jernih dan segar membuat kita tidak dapat melupakannya. Anda jangan kuatir tentang mitos itu, karena sampai saat ini belum pernah ada orang yang mendapat kecelakaan atau suatu hal-hal gaib di tempat ini.

[irp posts=”1825″ name=”Bupati Tapteng Bakhtiar Sibarani Harapkan Penggunaan Dana Desa Tepat Sasaran”]

Jika anda ingin membuktikannya silahkan datang berkunjung. Saya pastikan anda tidak akan menyesal, dengan keramahan penduduk yang tidak diragukan. Di desa ini, anda akan aman tanpa seorangpun mengganggu anda, tentunya jika anda bermaksud baik,” tandasnya. (red)