Diburu 3 Hari, Begini Kronologis Penangkapan Pelaku Pembunuhan di Mela

  • Whatsapp
Foto: Foto: Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto didampingi Waka Polres Kompol Rokhmat gelar konferensi pers terkait penangkapan pelaku pembunuhan di Desa Mela II.

TAPANULI TENGAH, TAPANULIPOST.com – Polres Tapanuli Tengah berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang laki-laki di Dusun II, Desa Mela II, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapteng, pada Jumat (18/12/2020) lalu.

Diketahui, korban bernama O’o Zisokhi Lahagu (38) merupakan pekerja bangunan sebuah rumah.

Bacaan Lainnya

Ternyata korban dibunuh oleh teman sekerjanya, berinisial ATJ (28), warga Jalan Sudirman, Kota Sibolga, dengan menggunakan sebilah parang.

Hal ini terungkap dalam konferensi pers di Mapolres Tapteng yang dipimpin Kapolres AKBP Nicolas Dedy Arifianto didampingi Waka Polres Kompol Rokhmat, Kasat Reskrim AKP Sisworo, serta para Perwira lainnya di Mapolres Tapteng, Rabu siang (23/12/2020).

“Terkait penemuan mayat tanggal 18 Desember 2020 lalu di Desa Mela II, Tim Inafis Polres Tapteng bersama personel Polsek Kolang telah melakukan olah TKP. Dari olah TKP diketahui kondisi mayat dengan luka di bahagian kepala,” kata Kapolres Nicolas Dedy Arifianto.

Nicolas menjelaskan, setelah melakukan penyisiran di lokasi kejadian, Tim Inafis menemukan petunjuk barang bukti dugaan korban meninggal akibat penganiayaan, termasuk sebilah parang.

“Tim menemukan minuman tuak suling, sandal di duga milik tersangka. Sekitar 35 meter dari TKP tepatnya di dasar jurang, tim juga menemukan senjata tajam diduga kuat sebagai alat yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban,” jelas Nicolas.

Selanjutnya, usai melakukan olah TKP, Kapolres Tapteng memerintahkan membentuk Tim Khusus (Timsus) untuk memburu tersangka yang identitasnya sudah dikantongi.

“Tim dibagi tiga, dikarenakan diduga kuat pelaku usai melakukan aksinya keberadaannya di tiga lokasi ini yakni, Tim I di Sidimpuan, Tim II di Kabupaten Tapanuli Utara dan Tim III di Kabupaten Mandailing,” ungkap Kapolres.

Titik terang keberadaan tersangka akhirnya berhasil diketahui berada di Kabupaten Madina di salah satu perkebunan sawit.

“Diperoleh informasi, tersangka berada di Madina. Selanjutnya Tim Madina dipimpin Ipda Dian bergerak dan menangkap tersangka di suatu wilayah tanpa ada perlawanan,” ujarnya.

Dijelaskan, pelaku ATJ berhasil ditangkap pada Senin siang (21/12/2020) sekitar pukul 01.00 WIB, di salah satu tempat di Kabupaten Madina, Sumut, tanpa perlawanan, setelah melarikan diri usai menghabisi nyawa korban. (red)

Pos terkait