PLN Sibolga Imbau Pelanggan Jangan Telat Bayar Listrik

  • Whatsapp
Foto: Manager PLN UP3 Sibolga, Deny Fitrianto (tengah) didampingi Manager bagian KSA merangkap Humas PLN Sibolga, Marfin Tanjung (kanan), Manager bagian Jaringan, Ivan Bastian Situngkir (kiri).(Preddy.S/TAPANULIPOST.com)

SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga, mengimbau masyarakat pelanggan PLN di Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Tobasa dan Kota Sibolga, agar rutin membayar tagihan listrik setiap bulan.

Imbauan itu disampaikan Manager PLN UP3 Sibolga, Deny Fitrianto saat menggelar pertemuan dengan Wartawan yang bertugas di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah, Selasa, 3 Desember 2019 di Kantor PLN Sibolga.

Bacaan Lainnya

Deny menjelaskan, listrik yang digunakan pelanggan pascabayar itu, dipakai dulu baru bayar. Artinya, dipakai sebulan penuh, kemudian diberikan tenggat waktu pembayaran hingga 20 hari pada bulan berikutnya.

Pembayaran tagihan listrik sudah dapat dilakukan mulai tanggal 2-20 setiap bulan. Bagi pelanggan yang belum membayar tagihan listrik terhitung dari tanggal 21, maka PLN akan melakukan pemutusan sementara aliran listrik ke rumah pelanggan.

“Jadi gak nyaman kan kalau diputus. Sebenarnya, PLN tidak berharap harus melakukan pemutusan,” ungkap Deny Fitrianto yang baru menjabat Manager UP3 Sibolga sejak 1 Oktober 2019 lalu.

Bila pelanggan rutin membayar tagihan listrik, tentu akan membantu PLN menuju pelayanan yang lebih baik. Saat ini, pembayaran listrik sudah bisa dilakukan di berbagai tempat, di antaranya kantor pos, bank, maupun loket-loket pembayaran online lainnya.

Pelanggan juga bisa membayar tagihan kepada petugas baca meter PLN yang sudah difasilitasi alat untuk pembayaran listrik, sehingga pelanggan tidak harus repot keluar rumah dan mengeluarkan biaya transportasi.

“Tetapi jangan lupa, demi keamanan dan menghindari penipuan, pastikan bahwa petugas itu ada tanda pengenalnya, dan struk pembayaran listrik harus diterima pelanggan pada saat penyerahan uang,” pesannya.

Deny Fitrianto menambahkan, kalau pelanggan ingin migrasi ke prabayar, keuntungannya justru lebih banyak.

“Karena pelanggan tidak bayar abonemen lagi. Migrasi ke prabayar menjadi solusi terbaik, karena pola pemakaian listrik lebih teratur,” ujar Deny yang saat itu didampingi Manajer bagian KSA merangkap Humas PLN Sibolga, Marfin Tanjung, Manajer bagian Jaringan, Ivan Bastian Situngkir, Manajer bagian Perencanaan, Gunung Moi Sokhiato Waruwu, dan juga mitra PLN, Martin Manalu.(red)

Tapanulipost di Google Play

Pos terkait