Manager PLN Sibolga: Kita Butuh Rekan Media Jadi Perpanjangan “Lidah” ke Masyarakat

  • Whatsapp
Foto: Manager PLN UP3 Sibolga, Deny Fitrianto berfoto bersama wartawan di Kantor PLN Sibolga. (TAPANULIPOST.com)

SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Manager PLN UP3 Sibolga, Deny Fitrianto menjalin silaturahmi dengan wartawan yang bertugas di Sibolga dan Tapanuli Tengah, Selasa, 3 Desember 2019 di Kantor PLN Sibolga. Manager PLN Sibolga yang baru ini menyatakan, peran awak media sangat dibutuhkan sebagai perpanjangan lidah PLN kepada para pelanggannya.

Deny Fitrianto mengaku baru sempat menjalin silaturahmi dengan awak media, sejak dirinya ditugaskan sebagai Manager PLN UP3 Sibolga pada 1 Oktober 2019 lalu. Menurut Deny, menjalin keakraban dengan awak media adalah hal yang lumrah dilakukan oleh Pegawai PLN jika baru bertugas di suatu wilayah.

Muat Lebih

Baca juga :  PLN Sibolga Pastikan Tidak Ada Pemadaman Listrik Selama Natal dan Tahun Baru

“Ini sebagai ajang silahturahmi kita. Sudah kewajiban saya masuk ke tempat yang baru untuk saling mengenal, baik teman media maupun para tokoh, pejabat dan pemuka di sebuah daerah,” kata Deny Fitrianto.

Dikesempatan itu, Deny Fitrianto didampingi Manager bagian KSA merangkap Humas PLN Sibolga, Marfin Tanjung, Manager bagian Jaringan, Ivan Bastian Situngkir, Manager bagian Perencanaan, Gunung Moi Sokhiato Waruwu, dan Martin Manalu dari Mitra PLN.

“Pertemuan ini merupakan yang pertama, kedepan saya berharap bantuan dari rekan media sebagai penyampai pesan kepada masyarakat, karena paling dekat dengan masyarakat. Misalnya saja soal pemadaman listrik seperti yang terjadi beberapa hari kemarin. Ini yang sebenarnya kita butuh kepada rekan media sebagai perpanjangan lidah PLN kepada masyarakat,” kata Deny.

Baca juga :  Begini Cara PLN Barus Peringati Hari Pelanggan Nasional 2019

Deny mengungkapkan, pemadaman listrik yang terjadi akibat dari gangguan alam yang tidak disengaja. Apalagi saat musim penghujan, sering terjadi pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik.

“Jadi bukan sengaja kita mematikan, karena PLN rugi kalau listrik dimatikan. Para pelanggan juga tentunya akan rugi. Kenapa kita bisa lama menanganinya, karena kita harus mencari atau menginspeksi dimana permasalahannya. Oleh karena itu, kita imbau jika masyarakat mengetahui ada kejadian insiden gangguan listrik segera informasikan ke PLN supaya cepat ditangani,” imbaunya.

Selain akibat pohon, terang Deny, layang-layang juga sering menjadi penyebab gangguan listrik. Untuk itu diimbau kepada masyarakat kalau main layangan usahakan jauh dari jaringan listrik.

“Pemadaman listrik saat ini tidak lagi disebabkan oleh kurangnya pasokan listrik. Karena sekarang untuk wilayah Sumut dan Aceh sudah surplus sekitar 150 MW, jadi sudah diyakini tidak lagi terjadi pemadaman akibat kurangnya pasokan listrik,” ungkap Pria kelahiran Palembang, yang sudah pernah bertugas di Barus pada tahun 2006 sampai 2011.

Baca juga :  Perayaan Natal PLN Regional Sibolga-Tapteng 2019

Dalam menghadapi Perayaan Natal dan Tahun Baru 2020, lanjut Deny, PLN Sibolga sudah menyiapkan petugas khusus yang disiagakan selama 24 jam untuk menjaga pasokan listrik tetap optimal dan handal.

“Pesan khusus, siaga Natal dan Tahun baru, momen yang paling kami perhatikan sekali untuk kenyamanan warga yang merayakan Natal. Kita akan tetap mengoptimalkan pasokan listrik kita. Ada petugas khusus yang kita siagakan 24 jam tetap berjaga untuk mengamankan pasokan listrik,” ujarnya.

Loading...

Pos terkait