fbpx

Direktur PDAM Tirta Nauli Kennedy Manullang Prioritaskan Peningkatan Kinerja dan Disiplin Pegawai

  • Bagikan

SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Direktur PDAM Tirta Nauli yang baru dilantik, Ahmad Kennedy Manullang meminta agar seluruh karyawan PDAM Tirta Nauli dapat meningkatkan kinerja dan disiplin kerja.

Berbeda pimpinan, sudah pasti berbeda gaya kepemimpinan, berbeda karakter maupun hal lainnya, meskipun semua pemimpin tentunya menginginkan yang terbaik.

Demikian dikatakan Kennedy di acara ramah tamah dengan karyawan dan karyawati sekaligus penyerahan pesangon bagi karyawan yang memasuki purna bhakti pensiun, Senin (12/4/2021) di Aula PDAM Tirta Nauli Kota Sibolga.

Menurut Kennedy, dia secara pribadi lebih suka menyapa atau menyebutkan seluruh karyawan dengan istilah teman-teman dalam melakukan aktifitas sehari-hari di Kantor PDAM Tirta Nauli.

Baca juga: Tabebuya Asal Brazil Akan Ditanam di Sibolga, Begini Keindahannya

“Sebab dengan sebutan itu, saya merasa secara emosional saya lebih dekat dengan karyawan PDAM Tirta Nauli Sibolga. Sekalipun pekerjaan harus dilakukan secara profesional,” ujar Kennedy.

Kennedy menegaskan, peningkatan kinerja dan kedisiplinan para pegawai merupakan prioritas bagi dirinya sejak diangkat dan dipercaya menjadi Direktur PDAM Tirta Nauli dan profesional dalam bekerja harus terbangun. Kendati banyak pegawai PDAM Tirta Nauli yang sudah saling kenal sebelumnya, bahkan sebagai teman sepermainannya.

Baca juga: Imigrasi Sibolga Segera Operasikan UKK di Madina

“Sekaitan dengan pekerjaan, seluruh pegawai harus disiplin dan saya tidak peduli siapapun keluarga, deking karyawan di perusahaan ini. Bagi saya tidak ada beban dalam bekerja, sebab saya tidak ada menyerahkan uang untuk menjadi Direktur PDAM Tirta Nauli,” tegasnya.

Kennedy menyampaikan bahwa setiap karyawan berhak dan dipersilahkan untuk memberikan masukan atau saran untuk kemajuan PDAM Tirta Nauli.

Baca juga: Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sibolga

“Siapapun itu tanpa membedakan struktural jabatan, boleh memberikan saran atau masukan. Saya berharap, kita semua jangan pernah ragu menegakkan dan menjunjung tinggi aturan perusahaan. Kalau seorang karyawan perlu teguran, sanksi hingga pemecatan harus dan wajib dilakukan,” ujarnya seraya menambahkan dia sendiri menggunakan prinsip leader, bukan penguasa dalam memimpin sebuah perusahaan.

Pada kesempatan itu, Kennedy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ketiga karyawan yang memasuki purna bhakti, dan berharap agar karyawan yang purna bhakti tidak serta merta memutuskan hubungan silaturahmi dengan PDAM Tirta Nauli.

Baca juga: Pegawai PDAM Mual Nauli Demo Tuntut Gaji: Mundur Saja Puspa

“Harapan kami, karyawan yang sudah memasuki purna bhakti boleh memberikan saran dan masukan yang membangun kepada kami yang masih mengabdi di perusahaan ini. Sebab tidak tertutup kemungkinan ada masukan berharga dari karyawan yang purna bhakti, untuk kemajuan perusahaan ini,” tandasnya.

Baca juga: Heboh, Tiba-tiba Rumah Kosong Terbakar di Sibolga

Sebelumnya, Kabag Hubungan Langganan PDAM Tirta Nauli Suganda dan Pandapotan Aritonang mewakili karyawan juga berkesempatan menyampaikan sambutan singkat kepada Muhammad Karim Siregar, Lukman Hutagalung dan Kabul Sumbawa yang memasuki purna bhakti.

Acara tersebut berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan itu juga dirangkai dengan makan siang bersama, serta pemberian pesangon dan cinderamata dari PDAM Tirta Nauli dan pemberian cinderamata dari karyawan PDAM Tirta Nauli. (red)

  • Bagikan