TAPTENG,TAPANULIPOST.com – Bayi kembar siam berkepala dua yang lahir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu, 4 Oktober 2017, sudah meninggal dunia.

Menurut keterangan Sekretaris Camat Tapian Nauli Kaspir Hutagalung, pihak keluarga bayi datang ke kantor camat untuk mengurus surat miskin dan juga surat kematian.

“Kalau tidak salah bayi itu lahir antara pukul 12.00-13.00WIB siang tadi. Ibu bayi itu ditolong tim medis Puskesmas Poriaha. Hanya saja, nyawa bayi itu tidak terselamatkan lagi, karena dalam perjalanan menuju Puskesmas Poriaha diperkirakan bayi sudah meninggal,” kata Sekcam kepada wartawan.

[irp posts=”1779″ name=”Bayi Berkepala Dua Lahir di Tapteng”]

Adapun jarak dari Huta Pagaran ke Puskesmas Poriaha sekitar 3-4 km. Lamanya diperjalanan menuju ke Puskesmas membuat kondisi bayi tidak tertolong lagi.

“Pihak Puskesmas sudah menanganinya, hanya saja sesuai laporan dari pihak Puskesmas bayi sudah meninggal di dalam. Dengan pertolongan tim medis yang dipimpin oleh dokter Puskesmas, akhirnya bayi malang itu bisa dikeluarkan dengan normal tanpa operasi, dan sudah dibawa pulang ke rumah duka,” katanya.

Bayi malang itu merupakan anak kelima dari pasangan Rulla Sitompul dengan Resnawati Situmeang. Bayi malang tersebut langsung dikebumi pihak keluarga.

[irp posts=”1771″ name=”Ini Nama Peserta Calon Panwascam Tapteng yang Lulus Tes Tertulis”]

Foto dan video bayi berkepala dua ini pertama kali diposting oleh akun facebook bernama Pandu Ritonga hingga viral di media sosial. Warganet atau netizen menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya bayi kembar siam tersebut. (red)