Prajurit Korem 023/KS Lakukan Pemeriksaan Hepatitis

oleh
Foto : Prajurit Korem 023/KS lakukan pemeriksaan hepatitis. (ist)

SIBOLGA. TAPANULIPOST.com – Korem 023/KS melaksanakan pemeriksaan Hepatitis terhadap semua prajurit di aula Gupala Makorem, Rabu, 1 Nopember 2017.

Pemeriksaan Hepatitis dipimpin langsung oleh Dandenkesyah 01.04.02 Sibolga Letkol CKM A. Rumahorbo. Pemeriksaan Hepatitis ini diikuti oleh para perwira, bintara, tamtama dan ANS korem 023/KS.

Dandenkes 01.04.02  Letkol CKM A. Rumahorbo mengatakan, pemeriksaan Hepatitis terhadap prajurit sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah seorang prajurit itu sudah terinfeksi. Bagi prajurit yang tidak terinfeksi akan diberikan vaksin.

“Jika sudah positif hepatitis harus makan obat selama mengidap, karena bila tidak maka dipastikan meningkat ke penyakit hati atau kanker hati. Bila tidak terinfeksi maka yang bersangkutan harus diberikan vaksin Hepatitis B, agar terhindar dari penyakit hati,” ungkapnya.

Baca juga :  Kodam I/BB Sambut Juara Peraih 3 Medali

Letkol CKM A. Rumahorbo menerangkan, dalam istilah kedokteran, HbsAg adalah singkatan dari Hepatitis B surface Antigen. Yaitu suatu protein permukaan virus hepatitis B. Kemudian yang berhubungan dengan istilah tersebut adalah HBsAb atau Hepatitis B surface Antibody yaitu suatu protein antibodi yang diproduksi tubuh untuk melawan virus hepatitis B.

“Secara laboratorium, pemeriksaan terhadap HBsAg adalah salah satu pemeriksaan yang harus dilakukan untuk mendeteksi terhadap adanya tanda-tanda penyakit Hepatitis B, disamping pemeriksaan HBsAb dan HBcAb,” terangnya.

Baca juga :  Pangkostrad Edy Rahmayadi Tutup TMMD Ke 100 Kodim 0212/TS

Menurut Dandenkes, biasanya penderita tetap merasa sehat dan baik-baik saja tubuhnya. Namun apabila perkembangan penyakit ini telah berlanjut, baru timbul gejala hepatitis B, berupa kulit dan mata kuning, air kencing yang berwarna gelap seperti teh tua, rasa tidak nyaman di perut.

“Hasil pemeriksaan terhadap HBsAb menunjukkan respon tubuh terhadap paparan virus hepatitis B,” jelasnya. (red/ril)