Pimpin Upacara Bendera, Kasipers Korem 023/KS Ingatkan Penyelesaian Program Kerja

oleh
Foto : Kasipers Korem 023/KS, Letkol CAJ Drs Haryadi pimpin upacara penaikan bendera di Makorem 023/KS. (ist)

SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Kasipers Korem 023/KS, Letkol CAJ Drs Haryadi    memimpin upacara penaikan bendera di Lapangan Makorem 023/KS, Senin, 13 Nopember 2017. Di kesempatan itu, Kasipers mengingatkan agar seluruh program kerja dan anggaran diselesaikan mengingat saat ini telah Triwulan terakhir Tahun Anggaran 2017.

Upacara diikuti oleh seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan ASN Korem 023/KS. Sementara Kapten CPM Hasugian bertindak sebagai Komandan upacara.

Dalam amanat Panglima Kodam I /BB, Mayor Jenderal TNI Cucu Somantri yang dibacakan Kasipers Letkol Caj Drs Haryadi menyampaikan, peringatan hari Pahlawan merupakan momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dan semangat kejuangan para Pahlawan dalam merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca juga :  BBPPKI Medan Akan Laksanakan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Berbasis SKKNI di Tapteng

Dikatakannya, nilai-nilai dan semangat kejuangan inilah yang perlu diwarisi dan diimplementasikan oleh seluruh prajurit dan ASN Kodam I/Bukit Barisan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sehari-hari, dengan tetap berpedoman kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Panca Prasetya Korpri.

Dia menyebut, kegiatan Wasrik yang rutin dilaksanakan oleh Inspektorat Kodam I/BB selaku pengawas fungsional bukan dimaksudkan untuk mencari-cari kesalahan dari obyek pemeriksaan. Melainkan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana masing-masing satuan kerja telah melaksanakan program kerja yang dirancang dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas waktu dan sumber daya yang tersedia guna mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan.

Baca juga :  Dandim 0210/TU Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Makam Sisingamangaraja

“Saya mengingatkan bahwa kita telah berada di Triwulan terakhir tahun anggaran 2017. Selesaikan seluruh program kerja dan anggaran. Hindari pekerjaan atau kegiatan lintas tahun serta penatausahaan hibah uang terutama proses revisi Dipa, agar tidak menghambat proses penyusunan laporan pelaksanaan anggaran dan laporan tutup buku tahun anggaran 2017,” tandasnya. (red/ril)