Kompol Parohon Tambunan Tak Kuasa Menahan Air Mata

oleh
Foto : Polres Tapteng menggelar upacara prosesi pedang pora melepas Kapolsek Pandan Kompol Parohon Tambunan yang memasuki masa pensiun (purnabakti). (Preddy.S/TAPANULIPOST.com)

TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Polres Tapteng menggelar upacara prosesi pedang pora melepas Kapolsek Pandan Kompol Parohon Tambunan yang memasuki masa pensiun (purnabakti), Senin siang, 30 April 2018 di Mapolres Tapteng.

KapolresTapteng, AKBP Hari Setyo Budi yang memimpin upacara tersebut memberikan karangan bunga kepada Kompol Parohon Tambunan.

Anggota yang memasuki masa pensiun diberi karangan bunga dan diberi ucapan selamat oleh seluruh anggota. Upacara penghormatan pun dilangsungkan dengan prosesi pedang pora.

Kompol Parohon Tambunan dan istrinya Sri Maniar G Sarumpaet berjalan berbarengan diiringi lagu. Suasana haru pun terasa dalam momen tersebut.

Baca juga :  AKP Dodi Nainggolan Menjabat Kapolsek Pandan

Seluruh anggota dan Bhayangkari berjejer melepas Kompol Parohon Tambunan hingga membuat pejabat lama Kapolsek Pandan itu tak kuasa menahan air mata ketika bersalaman hingga meninggalkan area Mapolres Tapteng.

Sosok Kompol Parohon Tambunan di mata anggota meninggalkan kenangan tersendiri. Dia dianggap sebagai pemimpin yang bijaksana, perhatian dan tegas.

Foto : Seluruh anggota dan Bhayangkari berjejer melepas Kompol Parohon Tambunan. (Preddy.S/TAPANULIPOST.com)

Seperti diakui PS Kanit Intelkan Polsek Pandan, Aiptu Sakti Panjaitan. Menurutnya, Kompol Parohon Tambunan selama menjabat Kapolsek Pandan tidak pernah membedakan anggotanya dari segi kepangkatan.

“Sosok seorang pimpinan yang tidak membedakan apa pangkat anggotanya. Dia menggangap anggota sebagai anak,” ungkap Sakti Panjaitan.

Baca juga :  Jamil Tepati Janjinya Beri Hadiah

Aiptu Sakti Panjaitan mengungkapkan, kenangan tak terlupakan dari Kompol Parohon Tambunan dalam bertugas selalu memberikan semangat kepada anggotanya saat mengungkap sebuah kasus.

“Saat mengungkap kasus, Kapolsek tetap memberikan semangat. Beliau tidak pernah mematahkan semangat anggota,” ucapnya.

“Kapolsek juga langsung respon kalau ada anggota yang sedang dalam masalah baik dalam keluarga maupun pribadi,” kenangnya.

Kompol Parohon Tambunan bertugas menjadi anggota Polri selama 39 Tahun. Dia memulai karirnya sebagai Anggota Polri sejak tahun 1979 hingga mendapat Pangkat Kompol pada awal tahun 2018 menjelang masa pensiunnya.

Kompol Parohon Tambunan menjabat sebagai Kapolsek Pandan selama 1 Tahun 5 Bulan. Semasa dirinya bertugas sebagai Kapolsek, ada banyak kasus yang berhasil diungkap.

Baca juga :  Pelaku Begal Menewaskan Guru SMAN 1 Tukka Ditembak Polisi

Diantaranya kasus pembunuhan Ibu kandung di Sitahuis dan yang terakhir menangkap pelaku begal yang membuat korban nya seorang guru meninggal dunia.

Kini, jabatan Kapolsek Pandan digantikan oleh AKP Dodi Nainggolan yang sebelumnya menjabat Kapolsek Sei Kanan Polres Labuhanbatu. (Red)