Bupati Bakhtiar Sibarani Buka Pertandingan Pencak Silat Perebutkan Medali Bupati

oleh
Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani buka pertandingan Pencak Silat. (TAPANULIPOST.com)

TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani membuka secara resmi pertandingan Pencak Silat antar pelajar SLTP dan SLTA memperebutkan medali Bupati, Kamis (3/8) di Gor Pandan. Pembukaan pertandingan diawali atraksi Pencak Silat.

Pertandingan Pencak Silat yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olah raga ini bertema : ‘Dengan semangat olah raga Pencak Silat mari kita bangun generasi muda bebas narkoba’.

Mengawali sambutannya, Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga serta panitia penyelenggara atas terlaksananya even pertandingan Pencak Silat tersebut.

Baca juga :  KPK dan Pemkab Tapteng Rapat Monitoring Pencegahan Korupsi

Kemudian Bupati dalam arahannya berpesan kepada para atlit silat, agar ilmu beladiri yang dipelajari dapat dipergunakan dengan baik. Karena menurutnya, ilmu yang dimiliki bukan untuk ajang unjuk kekuatan.

“Semakin tinggi pengetahuan silat hendaknya semakin dewasa, tidak tauran dan berkelahi. Hindari narkoba dan tidak ada pelajar yang merokok. Jadilah pelopor dan pengingat kepada teman agar menghindari narkoba. Jadilah harapan bangsa,” ujar Bakhtiar Sibarani.

Kepada dewan juri, Bupati meminta agar tetap menjunjung sportifitas. Memberikan penilaian dengan jujur dan tidak berpihak berat sebelah. Bupati juga berharap agar even ini tidak hanya seremonial saja, namun menjadi ajang mencari bibit atlit silat yang berbakat.

“Saya akan mendukung, bila ada atlit yang akan diorbitkan ke tingkat Provinsi dan Nasional, saya akan dukung penuh,” ucap Bupati.

Baca juga :  Kapal Niaga Diduga Buang Limbah di Laut Sibolga Buat Nelayan Berang

Sebelumnya Kadispora Tapteng, Erman Lubis dalam laporannya menyampaikan, even kejuaran pencak silat ini merupakan agenda kegiatan Dispora untuk merangsang pembinaan olahraga dan bibit atlit, serta mengurangi terjadinya kenakalan remaja dan penggunaan narkoba di kalangan masyarakat Tapteng.

Dia memaparkan, sebanyak 236 peserta dari SLTP dan SLTA se-Tapteng mengikuti pertandingan silat yang akan berlangsung selama 3 hari. Ada 7 Kelas yang dipertandingkan dengan dua kategori yakni pra remaja dan remaja. Pertandingan ini memperebutkan medali Bupati dan uang pembinaan dengan total hadiah sebesar Rp.15 juta untuk semua kategori. “Sumber dana dari APBD Tapteng pada Pos Anggaran Dispora. Sedangkan Wasit berasal dari Ikatan Pencak Silat (IPSI) Tapteng,” paparnya.

Sementara itu, Ketua IPSI Tapteng Mudin Pasaribu mengungkapkan, nantinya atlit berbakat dan berprestasi hasil dari pertandingan ini akan dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan pencak silat ke Popdasu dan Pospedasu tahun 2018 di Sumut. (red)